Ribuan Perantau Sumatera Barat Mudik Melalui BIM

Editor: Mahadeva WS

273

PADANG – Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat di H-4 lebaran mulai terlihat ramai oleh perantau asal Sumatera Barat.

Dari pantuan Cendana News, perantau Sumatera Barat yang mudik pada Selasa (12/6/2018) masih berasal dari penerbangan domestik. Sementara mereka yang datang dari luar negeri dengan penerbangan internasional, masih terlihat sepi.

Pertemuan antara keluarga dengan perantau di BIM menjadi momen mengharukan di pintu terminal kedatangan. Keluarga terlihat sangat antusias menunggu kedatangan saudara yang merantau. Seperti juga yang dialami perantau asal Pauh Kota Padang Aprinata yang baru pulang dari rantau pada Selasa (12/6/2018).

Aprinata yang disambut dengan haru saat beru sampai di Bandara Internasional Minangkabau/Foto: M. Noli Hendra

“Pertemuan saya dengan saudara perempuan saya ini hanya satu kali dalam setahun. Ya momen lebaran ini, jadi saya senang sekali bisa memeluknya dan bertemu kembali,” ujarnya, Selasa (12/6/2018).

Keramaian juga terlihat di terminal keberangkatan BIM. Rata-rata yang hendak mudik adalah perantau yang akan pulang ke Pulau Jawa. Diperkirakan menjelang H-1 kondisi di BIM akan semakin ramai menyambut pulangnya para perantau.

Executive General Manager Angkasa Pura II Cabang BIM Dwi Ananda Wicaksana meminta, masyarakat untuk tidak membawa barang bawaan secara berlebihan, serta tidak melakukan candaan soal bom.  “Mari ciptatakan suasana mudik lebaran yang aman dan nyaman,” imbaunya.

Pihak Angkasa Pura II juga mengimbau penumpang yang hendak menggunakan jasa bandara, senantiasi memperhatikan jadwal penerbangan. Jangan membawa barang terlau banyak karena potensi tercecer dan hilang. “Jadi untuk melakukan pengamanan itu untuk fasilitas pengamanan bandara disediakan xray di dua sisi,” sebutnya.

Selama angkutan lebaran, pesawat yang take off dan landing di BIM ada 864 pesawat. Sementara untuk jumlah penumpang, H-7 sampai H+7 diprediksi kedatangan 152.418 penumpang dan keberangkatan kurang lebih sama.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.