Sambut Lebaran, Umat Muslim Kampung Buton Gelar Pawai Obor

Editor: Mahadeva WS

455

MAUMERE – Warga Muslim Kampung Buton, Kelurahan Kota Uneng Maumere meramaikan malam takbiran dengan menggelar pawai obor, Kamis (14/6/2018). Kegiatan yang digelar remaja masjid Al Hidayah Kota Uneng didukung Orang Muda Katolik (OMK) St. Antonius Sinde Kabor.

“Pawai obor dilaksanakan untuk menyambut Idul Fitri sebagai perayaan kemenangan setelah sebulan lamanya menjalankan ibadah puasa. Pawai obor biar lebih meriah,” sebut Achmad Yani ketua penyelenggara, Kamis (14/6/2018) malam.

Pawai obor yang digelar memiliki makna kebersamaan. Sejak mulai mempersiapkan bambu dan pembuatan obor hingga pelaksanaan pawai, melibatkan segenap pemuda di kampung Buton baik beragama Katolik maupun Islam.

Pawai digelar dengan rute, melewati jalur tengah Kampung Buton dan memutar perumahan warga, kemudian berbelok kembali menuju jalur jalan yang berada persis di samping turap pengaman di pesisir pantai. Karena tidak ada takbir keliling di kota Maumere, pemuda Kampung Buton berinisiatif bersama kaum muda Katolik untuk melaksanakan pawai obor untuk meramaikan suasana takbiran dan Lebaran.

Orang Muda Katolik (OMK) Kampung Buton Toto Diaz menambahkan, kebersamaan umat Muslim dan Katolik di perkampungan ini sudah terjalin dengan baik. Toleransi beragama di kampung tersebut sangat terasa. Saat perarakan Patung Bunda Maria, remaja masjid juga terlibat membantu saat kegiatan.

Pawai obor yang digelar remaja masjid Al Hidayah Kampung Buton dan Orang Muda Katolik dalam menyambut Idul Fitri.Foto : Ebed de Rosary

“Kegiatan ini juga untuk memberi contoh kepada umat beragama di kabupaten Sikka, NTT maupun di seluruh Indonesia agar selalu menjaga dan merawat semangat toleransi beragama antar pemeluk agama yang berbeda,” tuturnya.

Toto mengucapkan terima kasih kepada tokoh agama Muslim maupun Katolik yang memberikan dukungan dan mengarahkan kaum muda Kampung Buton. Para pemuda diajak untuk selalu menjaga dan memupuk semangat kebersamaan dan toleransi di Kampung Buton yang kebanyakan dihuni masyarakat nelayan.

Disaksikan Cendana News pawai obor selain diikuti para remaja juga diikuti oleh puluhan anak-anak. Rombongan bertolak dari depan masjid Al Hidayah Kota Uneng sekitar pukul 20.05 WITA dengan berjalan kaki mengitari perkampungan sambil memegang obor bernyala di tangan.

Selama perjalanan disuarakan gema Takbir oleh peserta pawai obor maupun oleh para ustad yang berada di atas mobil pick up di barisan depan. Rombongan pun mengakiri pawai di Masjid Al Hidayah setelah sekitar 45 menit berkeliling.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.