banner lebaran

Sandiaga Imbau Saat Mudik Hindari Terminal Bayangan

Editor: Satmoko

149
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meninjau arus mudik di Terminal Kampung Rambutan. Kedatangannya untuk mengecek kesiapan arus mudik lebaran di terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Minggu (10/6/2018). Foto Lina Fitria

JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, meninjau arus mudik di Terminal Kampung Rambutan. Tujuannya, untuk mengecek kesiapan arus mudik Lebaran di terminal tersebut.

Setibanya di terminal Kampung Rambutan, Sandi langsung berkeliling area terminal untuk memantau situasi tersebut. Kemudian dia meninjau ke posko arus mudik dan meninjau pos kesehatan Idul Fitri di terminal Kampung Rambutan.

Dia pun melanjutkan untuk pengecekan ke pos kesehatan, lalu meninjau area loket tiket dan mengecek rem kendaraan.

Usai melakukan pengecekan ke seluruh area terminal Kampung Rambutan dan berbincang-bincang dengan pemudik, dia mengimbau kepada warga agar menghindari naik bus dari terminal bayangan atau terminal tak resmi. Sebab, terminal bayangan banyak calo tiket dan harganya bisa melonjak tajam.

“Warga yang mudik saya sudah sapa, tolong hindari naik dari terminal bayangan. Jangan naik terminal bayangan tapi dari yang resmi seperti Kampung Rambutan ini. Dijamin bebas calo, semua tiket bisa dibeli di loket,” kata Sandi di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Minggu (10/6/2018).

Menurut Sandi, bila naik dari terminal-terminal utama seperti Kampung Rambutan, Pulogebang, Kalideres, dan Tanjung Priok bebas calo. Semua tiket dapat dibeli di loket resmi.

Sandi menilai Terminal Kampung Rambutan terminal paling ramai dengan catatan traffic paling tinggi. Dia memastikan semua terminal tersebut telah bebas calo.

“Naiklah dari terminal yang resmi yang dioperasikan oleh Pemprov DKI seperti Kampung Rambutan, dijamin bebas calo,” ucapnya.

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu mengancam akan mencabut izin trayek bus yang nekat menaikkan penumpang dari terminal bayangan.

“Kami tindak tegas, saya sudah perintahkan Kadishub untuk tindak tegas dan kami imbau tak gunakan terminal bayangan,” tuturnya.

Sandiaga menjamin keberangkatan dari terminal utama lebih aman ketimbang dari terminal bayangan. Hal itu terbukti dari tak ada lagi keberadaan calo yang bisa ditemui di terminal utama.

“Terminal resmi yang dioperasikan oleh Pemprov seperti Kampung Rambutan ini dijamin bebas calo dan (tiket) bisa dibeli di loket. Kalau masih ada yang nakal coba naikkan tiket, kami akan ancam cabut izinnya,” tegasnya.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah mengklaim sudah berupaya menertibkan terminal bayangan sejak enam bulan lalu. Hasil dari penertiban itu, pihaknya sudah mengantongi jumlah PO yang akan dievaluasi.

“Saat ini kami sudah ajukan 80-90 angkutan ke Kementerian Perhubungan untuk dievaluasi izin trayeknya,” ucap Andri.

Menurut Andri, Kemenhub merupakan lembaga yang berwenang dalam menerbitkan dan mencabut izin trayek angkutan.

Andri turut mengancam apabila ada angkutan yang masih melenggang dan mengambil penumpang di terminal bayangan, maka mereka akan mengandangkan kendaraan tersebut.

Kedatangan Sandi langsung di sambut oleh Ketua Dinas Perhubungan (Dishub) Andriansyah, Wakilnya Sigit Wijatmoko, Kepala Terminal Kampung Rambutan Emirald August Dwinanto, dan juga Kepala Satpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu Pirwoko.

Diberitahukan, pada H-5 Lebaran Idul Fitri, terminal Kampung Rambutan sudah mulai dipadati oleh para pemudik yang hendak berkumpul dengan sanak saudaranya. Rata-rata pemudik yang berangkat dari Terminal Kampung Rambutan akan berangkat ke Tasikmalaya, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Tercatat hingga H-5 Lebaran sudah ada 28.703 pemudik berangkat dari Terminal Kampung Rambutan.

Hingga kini jumlah pemudik H-5 Lebaran sudah ada 28.703 pemudik berangkat dari Terminal Kampung Rambutan terhitung sejak Kamis, 7 Juni 2018 atau H-8 lebaran. Dalam H-8, total ada 6.225 pemudik berangkat dari Terminal Kampung Rambutan.

Jumlah pemudik semakin meningkat menjadi 8.744 pemudik pada Jumat 8 Juni 2018, dan pada Sabtu kemarin sudah ada 13.734 pemudik. Sedangkan, total armada bus yang berangkat sebanyak 1.238 bus.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.