banner lebaran

Sandiaga Resmikan Pusat Oleh-oleh Kampung Betawi

Editor: Mahadeva WS

141

JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meresmikan Kampung Betawi di Pasar Seni, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Rabu (13/6/2018). Kampung Betawi merupakan tempat pusat oleh-oleh Betawi.

Keberadaan Kampung Betawi menjadikan masyarakat tidak perlu bingung lagi untuk membeli oleh-oleh khas Betawi di Taman Impin Jaya Ancol. “Kadang-kadang orang-orang kan bingung beli oleh-oleh Betawi di mana. Nah salah satunya sekarang bisa beli di taman impian jaya ancol khususnya di pasar seni,” ujar Sandi usai peresmian Kampung Betawi di Pasar Seni, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Rabu (13/6/2018).

Keberadaan kopi merah, dodol betawi, diharapkan dapat mendorong makanan khas Betawi berkembang pesat. “Kita ingin anak-anak betawi menjadi tuan rumah di negerinya sendiri. Di sini juga ada kejayaan aneka kuliner dan busana betawi, jadi selain daripada cuking, kopi yang merah, juga ada lagi kuliner-kuliner Betawi yang lainnya, dodol betawi misalnya, bisa juga kita dorong nasi uduk betawi,” katanya.

Sandi menyebut, akan merubah Kampung Betawi di Pasar Seni Ancol menjadi lebih beradat betawi. Pasar seni ancol merupakan tempat berkumpulnya seniman dan lukisan-lukisan. “Kalau kita bicara pasar seni, adalah sesuatu yang sangat ikonik untuk generasi kami waktu itu, kalau mau happening ya datang ke pasar seni karena ada pertunjukan para seniman kumpul ke sini, lukisan-lukisan,” pungkasnya.

Pada liburan Lebaran tahun ini, Sandiaga memperkirakan 1,2 juta pengunjung akan memadati kawasan Ancol. Kampung Betawi merupakan kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dan PT Pembangunan Jaya Ancol dengan mengusung konsep OK OCE Smart.

OK OCE Smart adalah salah satu inisasi dari anggota OK OCE dengan ekonomi kreatif berbasis layanan. Sandi melihat kesempatan kerja sama ini sangat menjanjikan bagi para pelaku UMKM untuk memasarkan berbagai jenis usahanya.  “Ini pasar yang sangat menjanjikan buat para UMKM. Di sinilah penciptaan lapangan kerja, bagian dari P5 Pemasaran bagi teman-teman OK OCE dan UMKM,” tandasnya.

Pusat oleh-oleh Betawi tersebut akan menjajakan kuliner khas Betawi seperti kerak telor, dodol betawi, hingga bir pletok. Pusat oleh-oleh betawi tersebut bersuasana kampung dengan diiringi kesenian musik, pertunjukan palang pintu, maupun pemasaran batik dengan motif khas Betawi.

Direktur Utama PT Pembagunan Jaya Ancol Paul Tehusijarana menuturkan, rencana pembangunan Kampung Betawi muncul karena tidak adanya destinasi wisata di kawasan Ancol yang mengangkat kebudayaan Betawi. “Kami ingin nanti membuat Rumah Betawi yang bagus di sini. Jadi menjadi pusatnya untuk berbagai macam kegiatan yang sifatnya mengangkat budaya Betawi,” kata Paul.

Atraksi seni dan kebudayaan yang akan dipertunjukan diantaranya, musik khas Betawi, Palang Pintu, dan Batik Betawi. Betawi saat ini memiliki 30 motif batik yang masih tidak diketahui oleh orang banyak. “Batik betawi itu ada 30 lebih motif. Batik betawi kan orang banyak gak tahu. Nah kami ingin di sini ada, buat mengenalkan,” jelas Paul.

Ditargetkan, Kampung Betawi dapat terealisasikan pada semester pertama tahun 2019 dan kini sedang dalam tahap perencanaaan.”Sekarang kami lagi tuntaskan desain arsitekturnya seperti apa. Kan kami juga pengen atur flow-nya, ada cerita supaya orang tertarik datang ke sini,” pungkasnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.