SAR Lampung Tangani 8 Insiden Membahayakan

Editor: Koko Triarko

342
LAMPUNG — Badan Pencarian dan Pertolongan atau Kantor Search and Rescue (SAR) Nasional Lampung, mencatat, delapan insiden di darat dan perairan terjadi selama angkutan Lebaran 2018.
Jumaril, Kepala Kantor SAR Lampung, menyebut penanganan beberapa insiden selama arus mudik dan balik terjadi sejak H-3 hingga H+2 Lebaran. Penanganan tersebut dilakukan untuk menolong korban dalam kondisi masih hidup dan meninggal dunia.
Menurutnya, beberapa kasus yang ditangani, yaitu kecelakaan lalu lintas dengan kendaraan roda dua dengan korban sebanyak satu orang luka ringan pada H-3, korban luka ringan pada H-1. Kedua korban dilarikan ke rumah sakit setelah mendapat pertolongan pertama di Kantor SAR Lampung, di kecamatan Natar. Kecelakaan lalulintas ketiga yang ikut ditangani Kantor SAR Lampung, adalah dua korban luka dan dibawa ke rumah sakit di Kota Agung Tanggamus.
“Sesuai dengan semboyan Basarnas Lampung, semua harus selamat, maka selalu kami imbau agar keselamatan diutamakan termasuk alat pelindung diri,” terang Jumaril, di atas KN SAR 208 Drupada, Selasa (19/6/2018).
Selain kecelakaan lalu lintas, kata Jumaril, Kantor SAR Lampung juga melakukan penanganan kondisi membahayakan jiwa manusia di objek wisata pantai di kabupaten Tanggamus.
Kejadian itu terjadi pada H+1 Lebaran di Pantai Ketapang, Kota Agung Timur, Tanggamus, dengan dua orang pengunjung tenggelam bernama Andi (18) dan Reni (13), yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian musibah.
Kejadian membahayakan jiwa manusia juga terjadi di Lampung Selatan, tepatnya di objek wisata pemandian air panas Way Belerang Kalianda. Setelah dilakukan koordinasi dengan pihak terkait, korban dinyatakan hilang bernama Muamar (22) ditemukan dalam kondisi selamat di Pandeglang Banten. Sempat dinyatakan hilang ternyata warga Way Muli, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, tersebut pulang ke rumah kerabatnya di Pandeglang.
Terakhir pada H+2 di Pantai Cemara, Kalianda, salah satu warga bernama Muhamad Din, dinyatakan tenggelam saat berenang dan Kantor SAR Lampung dibantu pihak terkait melakukan pencarian.
Proses pencarian korban saat terjadi insiden di lokasi tersebut, melibatkan tim Rescue SAR Lampung, TNI, Kepolisian, BPBD, pengelola pantai, nelayan dan warga sekitar.
Informasi terkini, korban tenggelam di lokasi wisata Pantai Cemara, Kalianda, Lampung Selatan, masih terus dalam proses pencarian. Selain dilakukan oleh Kantor SAR Lampung, pencarian juga dilakukan bekerja sama dengan Satuan Polisi Perairan Polres Lampung Selatan.
Jumaril memastikan, operasi Kantor SAR Lampung berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan dalam angkutan Lebaran. Operasi Basarnas dalam angkutan Lebaran tahun ini disebutnya dimulai sejak H-8 (7/6) hingga H+8 (24/6), dan Kantor SAR Lampung disiagakan di Pelabuhan Bakauheni dan Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ), sebagai lokasi sandar KN SAR 208 Drupada.
Baca Juga
Lihat juga...