Sejumlah Narapidana Dapat Remisi Hari Raya Idul Fitri

Editor: Makmun Hidayat

260

JAKARTA — Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, mengatakan sejumlah narapidana mendapat remisi atau pengurangan masa hukuman khusus pada hari raya Idulfitri 1439 Hijriah. Remisi diberikan kepada narapidana yang berperilaku baik.

Remisi diberikan sebagai wujud pencapaian perbaikan diri yang tercermin dari sikap dan perilaku sehari-hari atas segala ketaatan selama menjalani pidana. Lebih disiplin, lebih produktif, dan lebih dinamis. Dan negara hadir atas pencapaian positif tersebut.

Yasonna menyebut, saat ini jumlah narapidana di seluruh rutan dan lapas telah melebihi kapasitas, lebih dari 250.000 orang sedang mendekam di rutan dan lapas, sementara kapasitas keseluruhan hanya mampu memuat 124.000 orang.

“Kondisi ini membawa dampak kurang optimalnya pemberian pelayanan kepada warga binaan,” kata Yasonna melalui keterangan tertulisnya, Kamis (14/6/2018).

Yasonna juga tak lupa memberikan ucapan selamat, serta ikut mengingatkan warga binaan yang bebas pada lebaran ini untuk lebih meningkatkan keamanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Jadilah insan taat hukum, berakhlak mulia dan berbudi luhur, serta berguna dalam pembangunan,” sebutnya

Politisi PDIP itu, juga mengapresiasi adanya pelayanan berbasis teknologi informasi bagi warga binaan dalam mendapatkan hak-haknya. Yasonna menyebut layanan pemasyarakatan menjadi lebih mudah dan tidak berbelit semenjak hadirnya bentuk pelayanan yang berbeda.

“Pelayanan berbasis teknologi informasi akan mempermudah pemberian hak-hak warga binaan, tidak sulit, tidak berbelit belit dan mengubah hari menjadi menit (memberikan pelayanan cepat), serta dipastikan tidak ada lagi penyalahgunaan wewenang oleh petugas” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Yasonna, mereka juga dapat memanfaatkan layanan tersebut untuk mencegah penyalahgunaan wewenang, mempermudah pemantauan, meningkatkan transparansi, dan kepastian hukum.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.