Selama Ramadan, Harga Sembako di Maumere Stabil

Editor: Mahadeva WS

184

MAUMERE – Harga berbagai komoditi dan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) di pasar tradisional yang ada di Maumere sejak awal Ramadan lalu tidak mengalami fluktuasi. Dari pantauan Cendana News, harga barang di Pasar Alok, Pasar Tingkat, Geliting dan Wairkoja cenderung stabil.

Kepala dinas Perdagangan,Koperasi dan UKM kabupaten Sikka, Ir.lukman,MSi. Foto : Ebed de Rosary

Sementara biasanya,  memasuki minggu ketiga puasa harga-harga cenderung mengalami kenaikan. “Bawang merah dan bawang putih yang sebelumnya dijual Rp45 ribu perkilogram, saat bulan puasa turun menjadi Rp35 ribu perkilogramnya,” sebut Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Sikka Ir.Lukman,MSi, Selasa (5/6/2018).

Sementara untuk telur harganya bervariasi antara Rp48 ribu hingga Rp50 ribu per papan. Telur ayam ras di Sikka didatangkan pedagang dari Surabaya Jawa Timur. Sementara beras dan lainnya didatangkan dari Makassar dan Surabaya. “Saya meminta agar pedagang jangan menaikan harga serta jangan main-main dengan stok. Jangan menyimpan atau menimbun di dalam gudang karena masyarakat sangat membutuhkan,” sebutnya.

Lukman berharap, pedagang tetap mempertahankan kestabilan harga yang terjadi saat ini hingga menjelang lebaran nanti. Petugas dari Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM setiap hari memantau dan mendata harga barang kebutuhan komoditi di pasar.

Setiap hari selalu dilaporkan perkembangan harga bahan pokok dan bahan kebutuhan lainnya di setiap pasar besar dan pertokoan di Kota Maumere. Pelaporan diberikan kepada Kementrian Perdagangan dan setiap minggu kepada Bupati Sikka.

Pedagang sembako di los pasar Alok Maumere Hj. Leni Marlina menjelaskan, minyak goreng jenis Bimoli ukuran lima liter dijual Rp75.000, bawang merah perkilogram Rp20.000, bawang putih perkilogram Rp30.000. Susu Indomilk perkaleng Rp10.000, beras harga bervariasi ada yang perkilogram Rp10.000 sampai dengan Rp13.000 tergantung pada kualitas beras.

Sementara gula pasir putih perkilogramnya dijual Rp15.000, gula pasir kuning Rp14 ribu perkilogram dan Gulaku Rp16 ribu perkilogramnya. “Stok juga mencukupi sebab selain dari didatangkan dari Surabaya, ada yang didatangkan dari Bima seperti bawang serta beras, sayur dan buah-buahan dari Makassar Sulawesi Selatan,” terangnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.