Seorang Bocah Diajak Orang Tak Dikenal Naik Pesawat ke Kupang

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

554

MAUMERE — Seorang anak bernama Metriana Kamlasi berusia sembilan tahun yang bersekolah di SD Inpres Talibura kabupaten Sikka dibawa oleh orang tak dikenal menumpang pesawat terbang dan ditelantarkan di kota Kupang ibukota provinsi NTT.

“Menurut keterangan korban pada hari Selasa (12/6/2018) sekitar pukul 11.00 WITA ada seorang ibu yang menarik korban yang waktu itu sedang bermain di bandara udara Franas Seda Maumere dan langsung membawa korban naik ke pesawat rute Maumere-Kupang,” sebut Kapolres Sikka AKBP Rickson PM Situmorang,SIK, Kamis (14/6/2018).

Dikatakan Rickson, sampai Kupang pada pukul 13.00 WITA, ibu tersebut langsung meninggalkan korban di bandara udara El Tari Kupang dan korban tidak tahu harus kemana. Sekitar pukul 14 .00 WITA korban menumpang mobil pick up dari bandara udara El Tari.

“Sopir mobil pick up menurunkan korban di depan sebuah mall Kupang dan korban lagsung bermain di area parkiran. Pada pukul 23.00 WITA mall tersebut sudah ditutup dan para pegawai mulai pulang dan saudari Ika Tokan Sota menemukan anak tersebut.

Kapolres
Kapolres Sikka AKBP Rickson PM Situmorang, SIK. Foto : Ebed de Rosary

Ita melihat anak tersebut belum kembali ke rumahnya karena waktu sudah larut malam lanjut Rickson, sehingga dia langsung memberitahukan kepada securty sehingga keduanya langsung mengantar korban ke Pos Polisi Bundaran Gubernur.

“Angggota dari Pos Polisi Bundaran Gubernur langsung menghubungi Polsek Oebobo melalui handy Talky (HT) dan korban langsung dijemput oleh anggota SPKT Polsek Oebobo untuk diamankan di kantor Polsek Oebobo,” terangnya.

Kabag Humas Polres Sikka Iptu Margono menambahkan, korban saat ini tengah beristirahat di Polsek Oebobo dan sementara sedang menunggu informasi dari Polres Sikka mengenai kebenaran korban dan pihak polisi sedang menghubungi keluarga korban.

“Petugas polisi sedang mencari keberadaan orang tua dan keluarga korban agar korban bisa dikembalikan ke Sikka. Siapa saja yang mengetahui keberadaan orang tua atau keluarga korban bisa menghubungi Polres Sikka,” harapnya.

Margono berpesan agar para orang tua harus lebih berhati-hati dan menjaga anak mereka saat bepergian. Jangan meninggalkan anak kecil bermain sendirian sehingga bisa diculik orang tak dikenal atau hilang. Apalagi berada di tempat keramaian.

Baca Juga
Lihat juga...