Status Waspada tak Kurangi Minat Kunjungan ke Gunung Merapi

Editor: Koko Triarko

268
YOGYAKARTA — Meski masih berstatus Level II atau Waspada, minat wisatawan untuk berkunjung ke sejumlah lokasi wisata di sekitar lereng Gunung Merapi terlihat masih tinggi. 
Selama musim libur Lebaran kali ini, sejumlah lokasi wisata di sekitar lereng Gunung Merapi terlihat ramai dikunjungi wisatawan. Mereka mengaku tak begitu khawatir dengan kondisi Gunung Merapi yang mengalami peningkatan aktivitas.
Andri, wisatawan. –Foto: Jatmika H Kusmargana
Salah satunya seperti terlihat di kawasan lokasi wisata Dusun Petung, Kepuharjo, Cangkringan, Sleman. Di dusun ini, terdapat sejumlah objek wisata menarik yang biasa dijadikan lokasi favorit wisatawan saat berkunjung ke Yogyakarta.
Mulai dari lokasi wisata ala benteng Takeshi di The Lost World Castle, lokasi wisata spot foto dengan background tiruan situs Stonehenge di Ingris, hingga wisata Jeep Lava Tour yang menegangkan.
“Tidak begitu khawatir. Karena memang statusnya kan masih Waspada,” ujar salah seorang wisatawan asal Jakarta, Baehaqi.
Baehaqi mengaku memilih mengunjungi lokasi wisata Stonehenge di lereng Gunung Merapi, karena penasaran dengan pemberitaan lokasi wisata satu ini di media sosial. Ia pun memilih mengunjungi lokasi ini bersama keluarga untuk menghabiskan waktu liburan.
Stonehenge merupakan salah satu lokasi wisata baru di kawasan lereng Gunung Merapi. Dibangun sejak 2017, objek wisata ini memiliki tiruan situs Stonehenge di Inggris, berupa batu yang disusun sedemikian rupa hingga membentuk pola tertentu.
Jika pada hari-hari biasa lokasi wisata ini hanya dikunjungi puluhan orang, selama libur Lebaran ini jumlah wisatawan yang berkunjung meningkat hingga lebih dari 500 orang. Untuk bisa masuk dan berfoto di lokasi Stonehenge, pengunjung hanya dikenai tiket masuk sebesar Rp5.000.
“Bagus untuk foto-foto, meski tempatnya terbuka, tapi udaranya sejuk. Tidak terlalu panas. Hanya saja banyak debu vulkanik, mungkin karena erupsi Merapi kemarin. Jadi, agak mengganggu,” ujar salah seorang wisatawan lainnya, Andri.
Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.