banner lebaran

Tahun Ini Jumlah Penumpang di Pelabuhan Gilimanuk, Turun

Editor: Koko Triarko

186
JEMBRANA – Pada H-4 Lebaran, Kamis (11/6), jumlah penumpang dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Ketapang mencapai 235.361 orang. Jumlah ini menurun jika dibandinkan pada peridoe yang sama tahun sebelumnya.
General Manager PT. ASDP cabang Ketapang Gilimanuk, Elvi Yoza, mengatakan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2017, jumlah pemudik yang keluar pelabuhan Gilimanuk turun hingga 57 persen, atau 235.361 orang dari total penumpang 413.783.
General Manager PT. ASDP Cabang Ketapang Gilimanuk, Elvi Yoza. -Foto: Sultan Anshori.
Sementara untuk kendaraan roda dua, turun menjadi 53 persen, dari 46.966 unit dari total 87.923 unit dan kendaraan roda empat turun 62 persen atau 27.943 unit dari 45.366 unit kendaraan.
“Relatif tahun ini menurun. Namun, kami prediksi peningkatan jumlah penumpang di Gilimanuk akan terjadi hari ini dan besok, mengingat sekolah di Bali baru ada pembagian rapot hari ini,” ucap Yoza, saat ditemui Selasa, (12/6/2018).
Yoza menambahkan, hal lain yang membedakan pemudik kali ini dengan tahun sebelumnya adalah waktu. Tahun ini sebagian besar pemudik banyak memilih waktu mudik di malam hari.
Akibat perubahan ini menyebabkan kepadatan di malam hari. Meski begitu, kepadatan tersebut tidak menyebabkan antrean yang begitu parah. Selain itu, PT ASDP cabang Ketapang telah melakukan koordinasi dengan seluruh pihak terkait di pelabuhan serta mengoptimalkan kesiapan armada, infrastruktur pelabuhan dan penerapan pola operasi maksimal.
Diharapkan, kerja sama dari para pengguna jasa untuk tertib di jalur yang telah dipersiapkan.
“Semua bisa teratasi, karena kami sudah mempersiapkan secara matang. Termasuk penambahan satu armada kapal lagi, yang pada tahun sebelumnya hanya 32, dan tahun ini menjadi 33 armada kapal dan semuanya layak untuk operasi,” kata Yoza.
Dari pantauan arus kendaraan di pintu masuk pelabuhan Gilimanuk, hari ini, Selasa (12/6), terlihat relatif lancar dan tidak terjadi kepadatan. Hanya terlihat antrean roda empat di depan loket atau pintu masuk pelabuhan.
Untuk para pemudik yang menggunakan kendaraan, baik roda dua dan empat, sebelum masuk ke kapal, petugas memberikan data manifestasi calon penumpang kapal. Hal ini dilakukan untuk memastikan jumlah penumpang kapal, jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan saat kapal menyeberang ke pelabuhan Ketapang Banyuwangi.
Langkah ini disambut positif oleh para calon penumpang kapal yang ingin mudik. Ahmad, salah seorang penumpang, mengaku langkah ini bagian dari upaya preventif jika suatu ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Selain itu, ia juga mengapresiasi atas pelayanan yang diberikan pihak ASDP Pelabuhan Gilimanuk, sehingga mudik tahun ini berjalan lancar.
“Kalau bisa, ke depan untuk data diri dilakukan secara elektronik, KTP sekarang kan sudah elektronik, sehingga lebih efisien,” tegas pria asli Banyuwangi, Jawa Timur ini.
Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.