Tahun Ini, Sulteng Targetkan Surplus Beras 500.000 Ton

231
Ilustrasi - Beras -Dok: CDN
PALU – Pemprov Sulawesi Tengah, tahun ini menargetkan pencapaian surplus beras sebanyak 500.000 ton.
Asisten II Sekda Provinsi Sulteng, Bunga Elim Somba, mengatakan, pada 2017 suprlus beras sekitar 300.000 ton. “Kita berharap pada musim panen 2018 ini meningkat seperti yang ditargetkan,” kata dia, Senin (18/6/2018).
Sulteng setiap tahunnya mengalami surplus beras, sehingga tidak perlu harus mendatangkan beras dari daerah lain, termasuk beras impor.
Bulog Sulteng, sebagai penyangga beras stok nasional di Sulteng sudah tiga tahun terakhir ini tidak lagi mendapat pasokan beras dari luar daerah.
Justru, kata Elim, Bulog Sulteng mengirim beras ke beberapa provinsi, termasuk yang telah dilakukan selama ini ke Sulut dan Gorontalo.
Berbagai upaya dalam rangka meningkatkan produksi dan surplus beras petani di Provinsi Sulteng telah dilakukan pemerintah dari pusat maupun daerah. Di antaranya, menambah luas areal tanam, percetakan sawah baru, menyiapkan benih unggul dan sarana produksi (saprodi) lain seperti pupuk dan obat-obatan dalam jumlah memadai.
Dia menambahkan, yang tidak kalah penting yakni membenahi seluruh jaringan irigasi, agar suplai air untuk persawahan tetap terpenuhi sesuai kebutuhan.
Data Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulteng, menyebutkan sasaran produksi padi di daerah itu selama 2018 mencapai 1.239.263 ton.
Produksi sebanyak itu diharapkan dihasilkan dari luas panen 251.353 hektare, dengan tingkat produktivitas 49,30 kuintal per hektare. (Ant)
Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.