hut

Terminal Induk Bekasi Belum Alami Lonjakan Penumpang

BEKASI – Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Terminal Induk Kota Bekasi, Jawa Barat, mencatat hingga H-4, Senin (11/6/2018) malam, jumlah pemudik yang memanfaatkan terminal itu belum mengalami lonjakan.

“Perkiraan kami baru Selasa (12/6/2018) pemudik yang menumpang bus berdatangan ke terminal,” kata Pengendali Terminal Induk Kota Bekasi Acim Mulyana di Bekasi, Senin (11/6/2018).

Perkiraan waktu tersebut berkenaan dengan masa libur kerja mayoritas karyawan yang tak mendapat perpanjangan libur Lebaran. “Kalau buruh-buruh kan masih kerja, makanya kemungkinan baru besok ramai,” tambahnya.

Situasi di Terminal Induk Kota Bekasi Jalan Cut Meutia, Bekasi Timur, pada Senin malam (11/6/2018) sangat padat bus. Kendaraan-kendaraan tersebut parkir di setiap sudut terminal. Namun hanya beberapa pemudik yang nampak membawa ransel dan barang bawaan yang lalulalang di terminal.

Antrean bus mudik nampak mengular hingga gerbang masuk terminal di sisi Jalan Cut Meutia dalam kondisi kosong. “Memang tidak sebanding ketersediaan angkutan dengan penumpang yang masih cenderung sepi,” katanya.

Acim mengatakan, pihaknya menyediakan 167 unit armada Antar Kota Antar Provinsi, 208 bus Antar Kota Dalam Provinsi, 119 unit bus kota, serta 50 bus cadangan dan 100 bus unit bantuan. “Supaya arus kendaraan di terminal tetap mengalir, kami berlakukan kebijakan waktu tunggu maksimal penumpang. Per 30-45 menit, harus jalan, dan berikan kesempatan untuk bus di belakangnya,” katanya.

Jika penumpang masih kosong, diarahkan tetap maju dan memutar terminal antre kembali dari awal. Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah penumpang yang diberangkatkan dari Terminal Induk Kota Bekasi sejak H-7, Jumat (8/6/2018) hingga H-5, Minggu (10/6/2018), sebanyak 20.347 orang.

Angka tersebut setara dengan 29 persen dari total penumpang saat arus mudik yang diberangkatkan dari Terminal Induk Kota Bekasi tahun lalu, yakni sebanyak 69.481 orang. (Ant)

Lihat juga...