Tiga Pantai Baru Dikembangkan di Pesisir Selatan

Editor: Mahadeva WS

451

PESISIR SELATAN – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, terus mengembangkan potensi pariwisata untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni mengatakan, ada tiga kawasan yang dilirik untuk pengembangan potensi wisata di 2019 mendatang. Diantaranya, Labuangbaruak di Teluk Sungaibungin, Pantai Tan Sridano di Kecamatan Batangkapas, dan Pantai Penyu di Nagari Ampingparak Kecamatan Sutera.

Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni/Foto: M. Noli Hendra

“Memasuki 2019, Pemkab Pesisir Selatan akan melirik beberapa kawasan wisata yang memiliki potensi besar, untuk dilakukan pengembangan,” katanya, Kamis (28/6/2018).

Tiga kawasan pantai yang belum begitu dikenal, memiliki prospek yang cukup besar bila dikembangkan dan dikelola secara profesional. Keberadaan pantai tersebut pengelolaanya baru dilakukan oleh masyarakat setempat dengan dukungan pemerintahan nagari.

Di antara tiga pantai tersebut, hanya Pantai Penyu di Nagari Ampingparak, yang pengelolaanya sudah cukup bagus sebagai mana dilakukan oleh komunitas yang ada di nagari. “Untuk di Amping Parak masih perlu dilakukan sentuhan-sentuhan oleh pemerintah daerah, terutama sekali dari segi sarana dan prasarana, manajemen pengelolaan, serta juga dalam hal promosi,” ujarnya.

Hendrajoni menyatakan, sejauh ini Pemkab Pesisir Selatan baru mendukung keberadaan dari wisata tersebut. Jika wisata di Amping Parak dikembangkan dengan baik, maka beberapa kawasan itu akan menambah perbendaharaan jumlah objek wisata di Pesisir Selatan, yang dapat dikunjungi masyarakat luar daerah.

Untuk mencapai harapan tersebut, pada tahap awal akan dilakukan koordinasi untuk memberikan pelatihan terhadap komunitas maupun kelompok sadar wisata yang ada. “Kita akan sesegera mungkin menggelar pertemuan dengan pemerintahan nagari, dalam memberikan pelatihan, sehingga masyarakat kita siap menerima wisatawan yang datang kelokasi wisata baru yang akan dikembangkan itu,” ucapnya.

Selain pelatihan terhadap komunitas, hal mendasar yang perlu ditambah di kawasan objek wisata di tiga kawasan itu adalah akses jalan. “Jika akses jalan menuju ke areal wisata tersebut bagus dan lancar, kita optimis jumlah pengunjung dari tahun ke tahun akan semakin meningkat, yang pada akhirnya akan menambah PAD dan meningkatkan ekonomi warga,” jelasnya.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pesisir Selatan Mawardi Roska menjelaskan, ada dua kawasan wisata unggulan yang dimiliki yaitu Pantai Carocok Painan dan Kawasan Mandeh. Total pemasukan PAD selama lebaran 2018 dari keduanya mencapai Rp525.635.000.

Jumlah itu mengalami kenaikan dibanding pendapatan di 2017 lalu yang hanya sebesar Rp466 juta. “Jadi dari total pemasukan sebesar Rp 525.635.000 di 2018 dari dua lokasi wisata unggulan. Seperti Kawasan Wisata Pantai Carocok Painan sebesar Rp 397.490.000, dan dari Kawasan Wisata Mandeh sebesar Rp 128.145.000 pula,” pungkasnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.