Tim Gabungan Lakukan Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Magepanda

Editor: Koko Triarko

256
MAUMERE –  Seroang nelayan yang sedang beristirahat di kapal motor bersama teman-temannya, menghilang dan diduga tenggelam di perairan Ndete, Kecamatan Magepanda, saat teman mereka sedang tidur siang.
“Informasi yang diterima dari Kapospol Ndete, menerangkan bahwa ada seorang nelayan hilang dari atas kapal, saat kapal sedang berada di teluk Ndete. Ada lima orang yang berada di atas kapal dan sedang tidur siang saat itu,” ungkap Kepala Kantor SAR, Maumere I Putu Sudayana, Selasa (12/6/2018).
Kepala Kantor SAR Maumere, I Putu Sudayana (tengah).Foto : Ebed de Rosary
Dikatakan Putu, korban bernama Antonius Febrianto Lero, laki-laki berumur 19 tahun yang beralamat di Dusun Magelo’o, Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda, saat itu bersama seluruh Anak Buah Kapal (ABK) berjumlah lima orang sedang beristirahat siang, Senin (11/6/2018) sekitar pukul 12.00 WITA.
“Pada pukul 15.30 WITA, saat juragan bangun tidur, korban tidak terlihat di atas kapal. Juragan bersama seluruh anak buah kapal telah melakukan upaya pencarian korban, namun tidak membuahkan hasil,” ungkapnya.
Pada Selasa, 12 Juni 2018, jam 06.00 WITA, Pospol Mobile Polair Polda NTT melaksanakan koordinasi bersama tim SAR Maumere dalam rangka pencarian korban laka laut membahayakan nyawa orang di perairan Nanga Hure.
Humas SAR Maumere, Yudha Kusuma, menjelaskan, setelah mendapatkan informasi, pihaknya segera turun ke lokasi dan melakukan pencarian dengan terlebih dahulu berkordinasi dengan Polair Polda NTT, Lanal Maumere serta Tagana Sikka,
Polair Polda NTT, terang Yudha, mengerahkan empat personel dan sebuah perahu karet. Sementara dari SAR Maumere mengerahkan enam personel dengan membawa sebuah perahu karet untuk melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.
“Tagana Sikka juga mengerahkan tiga personelnya, sementara dari TNI Angkatan Laut dari Lanal Maumere juga selain mengerahkan tiga personelnya, turut serta membawa sebuah perahu karet,” terangnya.
Hingga Selasa (12/6/2018) siang, beber Yudha, pencarian  masih berlangsung. Personel dari Lanal Maumere ditambah menjadi empat orang, serta seorang anggota polisi dari Pospol Ndete untuk membantu pencarian korban dengan menyisir di lokasi perairan, saat korban diduga hilang.
“Sejak pagi hari kami telah mengerahkan 17 orang penyelam, baik dari SAR Maumere, Lanal Maumere, Polair Polda NTT, Tagana Sikka serta Pospol Ndete. Kami juga telah menyebarkan informasi kepada masyarakat, dan para nelayan terkait kejadian ini, agar semua bisa membantu mencari korban,” pungkasnya.
Baca Juga
Lihat juga...