Titiek Soeharto Siap Keliling Indonesia Menangkan Partai Berkarya

Editor: Koko Triarko

2.791
YOGYAKARTA — Keputusan putri Presiden Soeharto, Siti Hediati Hariyadi yang karib disapa Titiek Soeharto, mengundurkan diri dari Partai Golkar dan bergabung dengan Partai Berkarya, memang cukup mengejutkan sejumlah pihak. 
Tak kecuali sejumlah sahabat maupun rekan Titiek Soeharto di Partai Golkar. Pasalnya, selain merupakan partai yang didirikan ayahandanya, yakni HM Soeharto, Partai Golkar juga merupakan partai yang membesarkan nama Titiek Soeharto selama ini.
Ditemui di sela kegiatan pembagian sembako gratis untuk warga di Dusun Nepi Kranggang, Lendah, Kulonprogo, Selasa (12/06/2018), Titiek Soeharto yang kini menjabat Ketua Dewan Pakar sekaligus Koordinator Pemenangan Pemilu Partai Berkarya itu tak menampik hal tersebut.
“Ada yang sebagian (menyayangkan). Kok, Bu Titiek, pergi. Tapi ada juga yang menghargai keputusan saya memilih partai lain,” kata mantan Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar itu.
Terlepas dari semua itu, Titiek Soeharto mengaku akan tetap konsisten berjuang untuk kepentingan rakyat dengan berkeliling ke daerah-daerah, sebagaimana dilakukannya selama menjadi Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PG.
Terlebih, dengan jabatan barunya sebagai Koordinator Pemenangan Pemilu Partai Berkarya, ia diharuskan berkeliling ke Indonesia untuk menemui para kader dan konstituen partai.
“Ya, harus lebih giat lagi (berkeliling ke daerah-daerah). Apalagi sebagai Koordinator Pemenangan Pemilu. Harus keliling se-Indonesia, untuk menyambangi para caleg dan konstituen,” katanya.
Terkait peluangnya untuk bisa terpilih kembali sebagai anggota DPR RI dari Dapil DIY, Titiek mengaku optimis. Pasalnya, ia menilai selama ini masyarakat Yogyakarta memilihnya, karena melihat sosok atau figur dirinya, bukan partai.
“Kebanyakan melihat ke figur. Jadi, partai mana saja tetap Bu Titiek. Insyaallah,” ucapnya.
Sebagaimana diketahui, Titiek Soeharto memutuskan mundur dari Partai Golkar dan bergabung dengan Partai Berkarya yang didirikan adik kandungnya, Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto). Keputusan itu diambil, agar Titiek Soeharto dapat lebih berbuat banyak untuk memperjuangkan kepentingan rakyat.
Baca Juga
Lihat juga...