Unik, TPS di Solo Bernuansa Piala Dunia

Editor: Koko Triarko

296
SOLO — Ada yang unik dalam perhelatan pemilihan kepala daerah serentak yang digelar di Solo, Jawa Tengah. Demam piala dunia menjadi inspirasi bagi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dengan menyulap Tempat Pemungutan Suara (TPS) bernuansa bola. 
TPS Piala Dunia ini berada di TPS 96, Kampung Nayu, Kelurahan Nusukan, Banjarsari, Solo. Hampir seluruh sudut TPS ini diberikan berbagai hiasan dan pernik piala dunia yang berlangsung di Rusia.
Pemilihan Piala Dunia sebagai tema dalam TPS ini tak lain untuk menarik simpati masyarakat, agar menggunakan hak suaranya.
“Setiap warga yang datang ke TPS kita berikan suasana seperti layaknya Piala Dunia. Berbagai replika bendera negara-negara peserta Piala Dunia ada di TPS kita,” papar Ngatiman, Ketua KPPS TPS 96, di sela pemungutan suara, Rabu (27/6/2018).
Tak hanya di TPS, di sepanjang jalan menuju TPS dan kampung Nayu juga telah dihiasi pernak-pernik Piala Dunia. Dengan dibuatnya TPS unik ini, diharapkan partisipasi pemilih dapat meningkat.
“Kalau pemilihan sebelumnya tingkat partisipasi warga 75 persen. Untuk kali ini kita targetkan 80 persen,” jelas dia.
Di Solo, kata Ngatiman, pemungutan suara hanya untuk Pemilihan Gubernur Jawa Tengah. Antusias masyarakat untuk memberikan hak suara cukup besar, dengan tingkat kehadiran mencapai lebih dari 80 persen.
Dalam Pilgub tahun ini, daftar pemilih tetap (DPT) di TPS 96  terdapat   400 jiwa. “Jumlah DPT ini meningkat 25 dari pemilihan sebelumnya, 375 DPT,” imbuhnya.
Selama pelaksanaan pemungutan suara Pilgub Jateng, pihaknya berharap dapat berjalan dengan lancar, aman dan lancar. Pihaknya juga berkoordinasi dengan aparat keamanan, baik TNI-Polri maupun anggota keamanan masyarakat.
“MUdah-mudahan aman dan lancar. Karena kita memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang ingin memberikan hak suaranya,” tandasnya.
Sementara itu, salah satu warga mengaku merasa terhibur dengan adanya TPS bernuansa Piala Dunia pada Pilgub kali ini. Dikemasnya TPS dengan pernak-pernik menurutnya menjadikan suasana pemilihan lebih santai dan nyaman.
“Serasa nonton bola. Biasanya kan pemilihan pasti ada tekanan atau pun rasa bagaimana dengan lawan politik. Nah, kalau TPS dibuat seperti ini bisa lebih meredam dan nyaman,” ucap Dwi Prasetyo, salah satu warga Nusukan.
Baca Juga
Lihat juga...