Warga di Tegal Kembangkan Usaha Kelapa Mutiara

Editor: Koko Triarko

303
TEGAL – Wilayah pantai utara di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, selama ini dikenal sebagai penghasil buah kelapa. Saat ini, sejumlah pelaku usaha di daerah itu mulai mengembangkan usaha berbahan kelapa, yang kemudian dinamakan kelapa mutiara.
“Alhamdulillah, kami sudah merintis usaha kelapa mutiara ini sekitar tiga bulan yang lalu,“ kata Kartono Soekardi, pemilik warung kuliner serba kelapa, saat ditemui di kafenya, di Tegal, Selasa (19/6/2018).
Kartono Soekardi, pelaku usaha kelapa mutiara. –Foto: Akhmad Sekhu
Kartono mengatakan, kelapa mutiara adalah kelapa muda yang dikupas dan dibentuk mirip mutiara. Di Thailand, kelapa tersebut dinamakan coconut diamond.
“Di Indonesia kita namakan kelapa mutiara,“ ungkapnya.
Menurut Kartono, yang membedakan kelapa biasa dengan kelapa mutiara adalah bentuknya. Jika kelapa biasa masih ada kulit luar yang keras, kelapa mutiara kulit luarnya dikupas, sehingga memudahkan orang untuk membukanya.
“Tidak perlu pakai golok besar, cukup dengan pisau dapur saja,“ ujarnya.
Pada bulan Ramadan, kemarin, penjualan kelapa mutiara sangat tinggi. “Tradisi kita orang Tegal atau orang Indonesia, tentunya kita tahu semua, tradisi berbuka dengan es kelapa atau air kelapa sangat disukai masyarakat kita di bulan Ramadan, dan alhamdulillah omset kami di luar perkiraan kami, tentunya sangat baik penjualannya,” paparnya.
Kartono mengaku, mulai membuka usaha kelapa mutiara karena didasari melimpahnya bahan baku.
“Jika dibandingkan dengan Thailand, kita lebih dari segala hal tentang kelapa, hanya satu yang membuat mereka berkembang, mereka pandai melihat peluang, mereka menjadikan kelapa sebagai industri, dan saya pikir kita pun bisa melakukan hal yang sama,“ bebernya.
Kartono mengawali usaha kelapa mutiara dengan membuka kafe serba kelapa, yang kemudian dinamakan “kafe kelapa mutiara”. Dari es kelapa, kelapa bakar, sampai kelapa mutiara, ada di kafenya.
“Kami juga sudah merambah ke kuliner yang lain, yaitu bakso kelapa dan mie ayam kelapa,“ katanya.
Kartono berharap, usaha kelapa mutiaranya akan semakin maju dan berkembang. “Ke depan, kami akan mencoba menawarkan kelapa mutiara ini ke supermaket-supermarket yang ada di Tegal, dan kalau memungkinkan ke Jakarta,“ pungkasnya.
Lihat juga...