Wisuda PAUD Jadi Ajang Menanamkan Harapan Bagi Anak Sejak Dini

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

249

LARANTUKA — Pelaksanaan wisuda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hendaknya memotivasi anak menanamkan harapan sejak dini untuk meraih mimpi dan cita-cita sebagai generasi penerus bangsa.

“Penting membangun motivasi kepada anak sejak dini. Proses wisuda yang dikemas seperti yang dilakukan selama ini adalah bentuk motivasi, penanaman harapan dan mimpi kepada anak sejak dini,” ungkap Bupati Flores Timur, Antonius Gege Hadjon, Senin (11/6/2018).

Melalui jalur pendidikan, lanjut Anton, kualitas sumber daya manusia bisa ditingkatkan.

“Usia emas anak adalah nol hingga enam tahun dan mesti mendapat perhatian ekstra dari orang tua. Selain memberi makanan yang bergizi, pendampingan dalam pengenalan dunia pendidikan juga akan sangat bermanfaat untuk perkembangan anak,” tandasnya.

Bupati Flotim disambut tarian
Bupati Flores Timur (Flotim) bersama rombongan disambut tarian oleh anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) saat berada di Witihama pulau Adonara. Foto : Ebed de Rosary

Disebutkan, dunia pendidikan itu, dikenal mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini. Di masa ini, anak mesti benar benar diberi perhatian.

“Jika menginginkan kelak anak bisa sukses,” ungkapnya.

Bunda PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) kabupaten Flores Timur (Flotim), Lusia B. Gege Hadjon didampingi Bupati Flotim, Antonius Gege Hadjon, saat mewisuda 227 siswa PAUD se-kecamatan Witihama mengingatkan kepada para orang tua agar dapat mengawasi dan tidak hanya melepaskan tugas itu hanya kepada para guru.

“Orang tua harus membekali anak-anak juga dengan pendidikan karakter, disiplin, mental, budi pekerti dan adat budaya agar nilai-nilai tersebut tetap tertanam hingga anak-anak tumbuh dewasa,” tuturnya.

Lusia juga menekankan agar para orang tua selalu mengarahkan anak-anak mereka agar terus belajar hingga ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan terus mengejar mimpi dan cita-cita mereka. Untuk itu, biasakan menabung untuk mempersiapkan biaya pendidikan bagi anak-anak kelak agar tidak putus sekolah.

Kegiatan yang sama hampir sepekan ini dilakukan di Flotim di antaranya di kecamatan Lewolema, Adonara Tengah dan Wulanggitang.

Secara bergilir berdasarkan masing masing sekolah, anak anak berbaris rapi, satu persatu maju ke panggung, mencium bendera merah putih dan menerima proses wisuda, yang ditandai dengan pemindahan toga oleh Bunda PAUD Flotim.

Turut hadir bersama rombongan Bupati Flores Timur, kepala dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Flotim, Bernadus Beda Keda, ketua Yaperskutim, Romo Thomas Labina, camat Witihama, Laurensius Lebu Raya, kepala bidang Pendidikan Luar Sekolah (PLS), Beato Lamawuran dan ketua Asosiasi Guru Penulis Indonesia (Agupena) cabang KFlotim, Maksimus Masan Kian.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.