banner lebaran

2 Kadis Pemprov Jatim Tersangka Kasus Suap Anggaran

Editor: Mahadeva WS

292

JAKARTA – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jumat (6/7/2018) malam menetapkan dua orang kepala dinas (Kadis) di lingkungan Pemprov Jatim menjadi tersangka. Keduanya diduga terlibat dalam kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pengawasan di seputar penggunaan anggaran Pemprov Jatim.

“Dua oknum Kadis Pemprov Jawa Timur, Jumat (6/7/2018) ditetapkan sebagai tersangka, masing-masing M. Ardi Prasetyawan Kadis Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) serta Kadis Perkebunan Samsul Arifin. Terkait kasus dugaan korupsi berupa  pemberian uang suap atau gratifikasi,” jelas Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, Jumat (6/7/2018).

Sebelum menetapkan status tersangka, penyidik KPK telah menemukan minimal dua alat bukti yang cukup untuk meningkatkan status hukum yang bersangkutan. Kedua tersangka tersebut pernah menjalani pemeriksaan sebagai saksi. Penyidik KPK menduga, keduanya telah bekerjasama dengan sejumlah oknum Anggota DPRD Pemprov Jatim.

Mereka diduga telah memberikan hadiah atau janji commitment fee untuk pelaksanaan Perda dan penggunaan dana Tahun Anggaran 2016-2017. Kedua tersangka pemberi suap tersebut disangkakan melanggar Pasal 5 huruf a dan b atau Pasal 13 Undang-undang No.31/1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana diubah dengan UU No.20/2001 juncto Pasal 55 Ayat 1 ke 1 KUHP.

Pantauan Cendana News langsung dari Gedung KPK Jakarta, tersangka Ardi Prasetyawan tampak terlihat keluar meninggalkan ruangan pemeriksaan dengan mengenakan rompi tahanan warna oranye.  “Tersangka M. Ardi Prasetyawan langsung ditahan KPK selama 20 hari pertama, penahanan dilakukan untuk kepentingan pengembangan penyidikan” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah.

Sementara untuk tersangka Syamsul Arifin Jumat (6/7/2018) mangkir alias tidak hadir memenuhi panggilan penyidik. Dalam waktu dekat, penyidik berencana akan memanggil yang bersangkutan untuk menjalani pemeriksaan dalam kapasitasnya sebagai tersangka kasus dugaan suap atau gratifikasi.

Penyidik KPK hingga saat ini masih terus melakukan pengembangan penyelidikan, dalam kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jatim Mohammad Basuki yang kini telah ditahan KPK.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.