28 Dokter Hewan Ikuti Pelatihan Ophthalmology di Malang

Editor: Koko Triarko

395
MALANG – Sebanyak 28 orang dokter hewan mengikuti pelatihan Brevet Basic Veterinary Ophthalmology, guna meningkatkan kualitas pengetahuan dan keterampilan di bidang Opthalmology hewan bertaraf international, di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya (FKH UB).
Rektor UB, Prof. Nuhfil Hanani, menyebutkan, tujuan diadakannya pelatihan Brevet adalah sebagai wadah bagi para dokter hewan yang ingin mendalami terkait pemeriksaaan mata dan operasi pada mata hewan, serta sebagai sarana pembelajaran berkelanjutan bagi dokter hewan, dengan special interest Ophthalmology di Indonesia.
Untuk itu, peserta akan mendapatkan materi kuliah dan pelatihan secara lengkap dan komprehensip, fokus pada satu bidang ilmu ophthalmology serta ditunjang dengan praktikum.
“Dengan begitu, nantinya diharapkan mampu melahirkan dokter hewan spesialis yang peduli akan profesi dengan menjalankan keilmuanya berdasar pengetahuan, serta mempunyai kesadaran untuk maju dan menjadi dokter  hewan yang profesional,” ujarnya, di FKH UB, Senin (16/7/2018).
Sementara itu, Dekan FKH UB, Prof. Dr. Aulanni’am, drh., DES menyebutkan, kegiatan Brevet dalam bidang veterinary opthalmology ini merupakan kegiatan pertama kali di Indonesia yang diselenggarakan oleh pihak perguruan tinggi.
“Kegiatan ini akan berlangsung selama lima hari, dari tanggal 16 hingga 20 Juli 2018, dengan mendatangkan pemateri dari Jepang, yakni Prof. Naoaki Takiyama, DVM, PhD., DaiCVO dan Yoshiki Itoh, DVM, PhD., DaiCVO, yang merupakan ahli mata hewan dari Jepang,” terangnya.
Dalam praktiknya, mereka akan menggunakan mata kambing untuk digunakan praktikum.
Menurutnya, kegiatan Brevet merupakan langkah awal dalam menjaring praktisi dokter hewan yang mau belajar dan fokus sebagai dokter hewan yang memiliki special interest dalam bidang Ophthalmology.
Lebih lanjut, Prof. Aulanni’am menjelaskan, Brevet sendiri merupakan suatu pendidikan nonformal dari seseorang yang diakui keahliannya dalam mengerjakan dan mengajarkan keilmuan, serta praktik secara utuh, sehingga diharapkan para peserta lebih mengetahui, mengerti dan lebih percaya diri dalam mengaplikasikan ilmu saat menjadi praktisi nantinya.
“Dokter hewan yang ingin fokus di bidang Ophthalmology nantinya bisa melanjutkan ke tingkat advance, dan selanjutnya diharapkan lebih serius mengaplikasikan keilmuan dengan benar dalam praktiknya,” pungkasnya.
Baca Juga
Lihat juga...