5 Daerah Dapat Bantuan 316 Pembangkit Listrik

JAKARTA – Lima kabupaten yang tersebar di lima provinsi mendapatkan bantuan pembangkit listrik dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Bantuan yang disampikan melalui Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) tersebut mencapai 316 unit.

Aset infrastruktur dari Ditjen EBTKE tersebut nilainya mencapai Rp10,25 miliar. “Serah terima ini merupakan sarana untuk mewujudkan pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal EBTKE yang efisien, efektif dan akuntabel, khususnya Barang Milik Negara (BMN) yang dari awal pengadaannya direncanakan untuk dihibahkan kepada pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam akses energi dan penyediaan air bersih,” jelas Sekretaris Direktorat Jenderal EBTKE, Wawan Supriatna, Kamis (26/7/2018).

Infrastruktur EBTKE yang diserahterimakan di antaranya, satu unit PLTS Terpusat masing-masing di Gorontalo dan Riau, dua unit penyambungan PLT Hybrid di Kalimantan Utara, 50 unit PJU Tenaga Surya di Sumatera Utara, dan barang hibah ADB untuk PJU (Penerangan Jalan Umum) Retrovit di Kabupaten Batang Jawa Tengah.

Pembangunan infrastruktur tersebut menggunakan dana APBN Kementerian ESDM. Keberadaan aset juga dicatat di SIMAK BMN, sebagai barang persediaan. Keberadaan aset diserahterimakan setelah pembangunan selesai dilaksanakan untuk dimanfaatkan secara optimal demi kesejahteraan masyarakat.

Keberadaan aset tersebut diharapkan, pemanfaatannya dapat membantu peningkatan ekonomi di daerah penerima hibah. “Secara konsisten Pemerintah kabupaten dan kota berkomitmen untuk memelihara infrastruktur yang telah dihibahkan dengan baik,” tambahnya.

Wawan menyebut, alternatif pengelolaan aset yang telah diserahkan agar tetap berkelanjutan dapat dilakukan dengan, menyerahkan pengelolaan melalui lembaga yang sudah dimiliki oleh daerah. Pengelolaan oleh BUMD untuk pembangkit dengan kapasitas besar, sementara yang diserahkan ke BUMDes untuk kapasitas kecil di pedesaaan.

“Saya berharap hibah barang milik negara yang diserahterimakan hari ini dapat diterima dengan baik, dioperasikan dan dapat digunakan secara berkelanjutan, serta acara dapat berlangsung dengan lancar sesuai dengan prosedur serah terima hibah barang milik negara,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...