Aksi Kejar-kejaran dan Baku Tembak Terjadi di Yogyakarta

Editor: Koko Triarko

3.065
YOGYAKARTA — Aksi kejar-kejaran diwarnai baku tembak terjadi di Yogyakarta, Selasa (3/7/2018) siang. Sejumlah polisi gabungan mengejar sebuah mobil Honda Jazz Nopol AB 1979 U warna silver, yang diduga dikendarai seorang wanita.  
Sempat melakukan pengejaran selama 1,5 jam lebih, mobil yang dikendarai pelaku akhirnya berhasil dilumpuhkan Polisi di depan SMPN 1 Seyegan, Jalan Sumberagung, Dusun Kasuran, Seyegan, Sleman, pada sekitar pukul 14.15 WIB.
Kondisi mobil tampak rusak parah. Ban belakang sebelah kanan depan dan belakang kempes, setelah ditembak peluru panas. Kaca mobil bagian depan dan samping belakang, pecah. Bodi samping dan bamper depan mobil, rusak berat.
Saksi mata, Wintolo Riyanto (36) seorang driver ojek online. -Foto: Jatmika H Kusmargana
Salah seorang saksi mata, Wintolo Riyanto (36), seorang driver ojek online, mengaku mengetahui secara persis peristiwa mendebarkan selayaknya adegan sebuah film tersebut.
Pasalnya, ia ikut mengejar mobil yang dikendarai pelaku bersama sejumlah polisi sejak masih berada di Jalan Ring Road Utara, tepatnya di depan Mapolda DIY.
“Tadi jam setengah satu, saya melintas di depan Mapolda DIY. Tiba-tiba saya dihentikan seorang polisi berseragam provos dan diminta mengejar sebuah mobil. Jadi, sambil membonceng polisi, saya kejar mobil tersebut sampai berhasil tertangkap,” ujarnya di TKP, Selasa.
Mobil yang dikendarai pelaku, sempat menerobos sejumlah lampu merah dan menabrak pengguna jalan. Pihak anggota kepolisian yang berusaha melumpuhkan pelaku sempat menembak ban mobil hingga pecah.
Polisi bahkan menghadang pelaku dengan sejumlah mobil patroli. Namun, pelaku tak menghiraukan hal tersebut, dan terus melaju dengan menabrak mobil polisi.
Kapolsek Seyegan, AKP Wintolo. -Foto: Jatmika H Kusmargana
“Sampai di perempatan Ringroad Gejayan, ban mobil pelaku sebelah kiri belakang sudah kempes. Namun, pelaku masih tetap melaju sampai SMPN 1 Seyegan,” ujarnya.
Hingga saat ini, kondisi di TKP tempat mobil pelaku berhasil dilumpuhkan masih ramai. Sejumlah anggota kepolisian masih melakukan olah TKP. Garis polisi dipasang tepat di depan SMPN 1 Seyegan. Sejumlah warga mengerubungi lokasi tersebut.
Dari informasi yang dihimpun, pelaku diketahui seorang wanita berinisial AS, seorang PNS, warga Seyegan, Sleman. Ia diketahui hendak masuk ke halaman Mapolda DIY, namun menolak untuk diperiksa. Pelaku lantas balik arah. Polisi melepaskan tembakan peringatan, namun pelaku tidak menggubris, hingga terjadi aksi kejar-kejaran.
Kepada wartawan, Kapolsek Seyegan, AKP Wintolo, membenarkan peristiwa tersebut. Meski begitu, ia enggan berkomentar banyak. “Nanti ke Polres saja,” katanya.
Hingga saat ini, belum diketahui motif pelaku. Termasuk apakah pelaku terkait dengan jaringan terorisme.
Lihat juga...

Isi komentar yuk