Anak-anak Wild Boars yang Berhasil Diselamatkan Lambaikan Tangan

246

CHIANG RAI — Video pertama tentang anak-anak Thailand yang diselamatkan dari gua yang terendam banjir setelah 17 hari disiarkan pada Rabu (11/7/2018), memperlihatkan mereka tersenyum dan melambaikan tangan dari tempat tidur rumah sakit.

Mereka tampak kurus tetapi sehat setelah siksaan yang mereka alami menggemparkan dunia.

Kelompok terakhir dari 12 tim sepak bola “Wild Boars” yang beranggota 12 anak-anak dan pelatih mereka dibawa keluar gua Tham Luang, dekat perbatasan dengan Myanmar, pada Selasa malam, mengakhiri penyelamatan berbahaya dan mengundang bantuan internasional dan suka cita.

Kepala Misi Pertolongan, Narongsak Osottanakorn, mengatakan dalam jumpa pers, kelompok itu masih anak-anak dan tak seorangpun bisa disalahkan.

“Kami tak melihat anak-anak itu melakukan kesalahan atau sebagai pahlawan. Mereka hanyalah anak-anak, ini kecelakaan,” kata Narongsak.

Sebuah video tentang anak-anak itu di rumah sakit diperlihatkan di jumpa pers tersebut. Beberapa di antara mereka mengenakan pakaian pasien, berbaring di tempat tidur. Beberapa duduk dan membuat “isyarat perdamaian” kepada kamera.

Tak satupun di antara mereka terdengar berbicara dalam video itu yang diperlihatkan di jumpa pers.

“Berat badan 12 anak-anak dan pelatih mereka rata-rata turun 2 kg selama di dalam gua tetapi pada umumnya dalam kondisi baik dan tak ada tanda-tanda stress,” kata seorang pejabat senior kesehatan sebelumnya.

Setelah satu per satu dibawa keluar gua itu pada Ahad, mereka diangkut oleh helikopter ke rumah sakit di kota Chang Rai, sekitar 70 km untuk dikarantina.

Anak-anak itu akan mendapat perawatan di rumah sakit hingga 10 hari, kata Chaiwetch Thanapaisal, direktur rumah sakit dalam jumpa pers. “Mereka kemudian perlu mendapat perawatan lanjutan di rumah selama 30 hari,” katanya. (Ant)

Baca Juga
Thailand Siap Hadapi Banjir Besar BANGKOK  - Pertokoan menghalangi pintu dengan karung pasir dan batu bata pada Selasa saat Provinsi Petchaburi, Thailand barat daya, bersiap menghadapi...
Selidiki Bendungan Runtuh, Laos Gandeng Korsel dan... VIENTIANE --- Perdana Menteri Thongloun Sisoulith menyebut pemerintah Laos akan bekerja dengan negara, yang perusahaannya menjadi pemegang saham pemba...
Tugas Berbahaya Selamatkan Bocah Thailand dari Gua... CHIANG RAI --- Tugas berbahaya untuk menyelamatkan 12 bocah Thailand dan seorang pelatih sepakbola, yang terperangkap di dalam gua dua pekan belakanga...
49 Orang Hilang Akibat Perahu Terbalik di Thailand BANGKOK --- Angkatan Laut Thailand menyebut empat puluh sembilan orang hilang setelah perahu yang mem bawa 97 orang, termasuk wisatawan China dan awak...
Sampah Plastik Penuhi Perut Paus Mati BANGKOK  - Sekitar 80 keping sampah plastik seberat delapan kilogram ditemukan di dalam perut ikan paus, yang mati, di Thailand meski telah dilakukan ...
Rangkaian Serangan Bom Guncang Pedalaman Thailand ... BANGKOK --- Sejumlah serangan bom tersangka pemberontak melukai sedikit-dikitnya tiga orang di pedalaman Thailand selatan pada Minggu, kata tentara. ...
10 Wanita Indonesia Raih Penghargaan di Thailand MATARAM – Sebanyak 10 anggota Dewan Pengurus Pusat Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (DPP IWAPI), termasuk Ketua DPD IWAPI NTB Hj Baiq Diyah Ratu Gane...