Arus Kuat, Satu Dermaga di Padangbai tak Beroperasi

198
Dermaga, ilustrasi -Dok: CDN
DENPASAR – PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Padangbai, Bali, menyebutkan satu dari dua dermaga tidak bisa melayani kapal bersandar, karena terdampak arus kuat akibat gelombang laut yang tidak stabil.
“Kemungkinan arus bawah cukup kuat, sehingga menyulitkan kapal bersandar,” kata Manajer Operasional ASDP Padangbai, Wayan Rosta, saat dihubungi dari Denpasar, Jumat (20/7/2018).
Kapal  yang hendak bersandar, kata dia, mengalami goncangan yang cukup keras, sehingga dapat membahayakan saat akan bersandar di dermaga. Untuk itu, pihaknya memutuskan hanya mengoperasionalkan satu dermaga untuk memberikan keselamatan penyeberangan.
Pelabuhan Padangbai hanya memiliki dua dermaga yang digunakan melayani penyeberangan Bali-Lombok. Akibat satu dermaga yang belum bisa digunakan itu, pihaknya akan memaksimalkan proses bongkar muat yang dipercepat menjadi satu jam sekali.
“Keberangkatan kapal itu 1,5 jam jarak dari dermaga satu ke dermaga dua. Jadi, ketika dermaga dua tidak beroperasi, kan tiga jam jadinya jaraknya,” katanya.
ASDP Padangbai telah melakukan koordinasi dengan BMKG terkait perkembangan cuaca termasuk gelombang tinggi.
Pihaknya juga memberikan informasi kepada para penumpang, termasuk pelaku usaha pelayaran, terkait tidak beroperasinya salah satu dermaga, karena terdampak arus kuat.
Sementara itu, di Padangbai tampak antrean penumpang terlihat panjang akibat hanya satu dermaga yang digunakan, sehingga kondisinya agak ramai dan berjubel. (Ant)
Baca Juga
Lihat juga...