Asprov DKI Susun Pusat Data Pesepak Bola

202
Ilustrasi PSSI - Foto: Dokumentasi CD

JAKARTA – Asosiasi Provinsi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Asprov PSSI) DKI Jakarta merencanakan pembuatan pusat data (database) pemain. Data akan dikumpulkan dari klub-klub anggota kompetisi.

Direktur Teknis Asprov PSSI DKI Jakarta periode 2018-2022 Rully Habibie menyebut, dengan database, pemain-pemain terbaik Ibu Kota dapat terpantau. Harapannya, para pemain potensial tersebut bisa tetap berada di provinsi tersebut dan memperkuat tim di PON. “Itu untuk mencegah pemain-pemain keluar dari DKI Jakarta,” ujar Rully, Jumat (13/7/2018).

Pria yang pernah menjabat sebagai CEO PSM Makassar ini melanjutkan, Asprov DKI di bawah kepengurusannya bertekad benar-benar mengembangkan bakat-bakat pesepak bola di DKI Jakarta. Hal itu bertujuan agar kelak para pesepak bola tersebut bisa mengharumkan nama DKI Jakarta.

Agar pendataan lebih rinci, Asprov PSSI DKI Jakarta juga akan menjalin kemitraan dengan Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk mendapatkan nomor induk kesiswaan (NIK) para pesepak bola muda. “Ke depan kami akan coba susun. Itu juga bisa menjadi bagian dari sains olahraga,” tutur Rully.

Pengurus Asprov PSSI DKI Jakarta periode 2018-2022 di bawah kepemimpinan sang ketua Uden Kusuma Wijaya bertekad membenahi pembinaan pesepak bola muda selama menjalankan tugas organisasi.

Rully menyebut, mereka ingin menjadi pabrik pemain sepak bola berbakat belia, yang diharapkan bisa memajukan persepakbolaan DKI Jakarta dan Indonesia pada umumnya. “Kalau mau mewujudkan sesuatu, harus ada proses yang harus dijalani secara baik dan benar,” pungkas Rully. (Ant).

Baca Juga
Lihat juga...