banner lebaran

Bahu Jalan Longsor, Jalinsum KM 7 Bakauheni Diperbaiki Permanen

Editor: Satmoko Budi Santoso

181

LAMPUNG – Kerusakan bahu jalan di Jalan Lintas Sumatera tepatnya di KM 07 Bakauheni Lampung Selatan akhirnya diperbaiki. Bahu jalan yang longsor sejak bulan April dan semakin parah pada bulan Mei tersebut sementara hanya diberi tanda imbauan hati-hati melintas bagi pengendara yang melintas.

Pengerjaan tanggul oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dikerjakan sebelum angkutan mudik lebaran 2018 (1439 H) mengantisipasi air menggenang ke jalan.

Ridho, salah satu pengawas pengerjaan proyek mendampingi Pardi, selaku pelaksana proyek menyebut, tahap pertama pengerjaan talut dilakukan dengan penimbunan. Penimbunan yang dikerjakan dengan mempergunakan batu belah untuk memperkuat struktur tanah di bahu jalan. Selain batu belah, penambahan pasir dan split dilakukan sebelum pondasi dengan semen dikerjakan.

Ridho,pengawas perbaikan talut memantau bahu jalan longsor di Jalinsum KM 07 Bakauheni [Foto: Henk Widi]
Talut darurat sementara disebut Ridho akan dipergunakan untuk mencegah air menggerus ke bahu jalan sisi sebelah barat. Pembuatan saluran air pada bagian bahu jalan mempergunakan alat berat sepanjang 100 meter dan akan dilakukan proses penaludan permanen.

Sebelumnya perbaikan sementara dilakukan untuk kelancaran lalu lintas karena lokasi longsor tepat di pintu keluar gerbang Bakauheni Utara Desa Hatta.

“Talut sementara di sisi timur mencapai seratus meter lebih sementara di sisi barat memiliki panjang sekitar dua puluh meter lebar kedalaman sekitar lima meter,” terang Ridho, salah satu pengawas pengerjaan bahu jalan longsor di Jalinsum saat ditemui Cendana News, Sabtu (7/7/2018).

Ridho menyebut, perbaikan jalan sengaja dilakukan pascaangkutan Lebaran memperhitungkan kondisi arus lalu lintas di Jalinsum yang mulai sepi. Selain itu perbaikan pada titik jalan longsor dilakukan saat musim kemarau mengurangi resiko hujan yang menghambat proses pengerjaan perbaikan talut.

Pascadilakukan perbaikan talut proses penimbunan akan dilakukan mempergunakan batu split.

Proses perbaikan jalan bergelombang dan berlubang di Jalinsum KM 07 Bakauheni tepat di pintu masuk Jalan Tol Trans Sumatera [Foto: Henk Widi]
Perbaikan ruas Jalinsum di KM 07 Bakauheni oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat juga dikerjakan berjarak sekitar 50 meter dari titik bahu jalan longsor.

Hasan, salah satu pekerja proyek pengerjaan jalan menyebut akses yang diperbaiki tepat di pintu keluar Jalan Tol Trans Sumatera STA 09. Jalan yang bergelombang akan diperbaiki dengan sistem penebalan menggunakan aspal baru.

Perbaikan dengan sistem penambalan di sejumlah titik jalan bergelombang menggunakan aspal yang diratakan menggunakan tendem roller, asphalt finisher dan double drum roller serta diselesaikan dengan pemadatan dan perataan jalan raya mempergunakan pneumatic roller. Aspal hotmix yang dipergunakan memungkinkan titik jalan diperbaiki bisa segera dilalui.

“Perbaikan dilakukan targetnya selama sepekan ini karena akses terhubung dengan jalan rigid pavement jalan tol dan jalinsum,”papar Hasan.

Pantauan Cendana News di sejumlah titik yang sedang diperbaiki lalu lintas dari arah Bakauheni dan Bandarlampung sempat terhambat. Petugas proyek perbaikan jalan bahkan memberlakukan sistem buka tutup selama pengerjaan berlangsung.

Arus kendaraan dari Jalinsum menuju ke Tol Trans Sumatera dan sebaliknya bahkan mendapat pengaturan dari petugas patroli jalan tol yang dikerahkan memperlancar arus lalu lintas.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.