Balikpapan Terus Kembangkan Program KRPL

Editor: Koko Triarko

262
Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Balikpapan, Yosmianto. –Foto: Ferry Cahyanti
BALIKPAPAN  – Pemerintah terus mengembangkan program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL), guna mendukung program swasembada pangan. Tahun ini, lima kelompok KRPL pun mendapatkan dana bantuan untuk mengembangkan kawasan pekarangan sebagai rumah pangan. 
Kawasan rumah pangan lestari merupakan salah satu konsep pemanfaatan lahan pekarangan keluarga, baik di pedesaan maupun perkotaan untuk mendukung ketahanan pangan nasional, dengan memberdayakan pangan lokal.
“Berbagai macam tanaman pangan yang ditanam oleh kelompok pangan seperti cabai, terong, sawi, seledri, pepaya dan pengembangan budi daya ternak maupun ikan,” jelas Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Balikpapan, Yosmianto, Senin (9/7/2018).
Pria yang akrab disapa Yos ini, mengatakan, kelompok tani dari program KRPL ini menanam secara mandiri, dan diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pangan dan gizi keluarga, serta mengembangkan ekonomi produktif.
“Di Balikpapan yang sudah jalan terdapat 11 kelompok, dengan anggota  30 orang. Cara tanamnya dengan menggunakan polybag atau pot,” sebut Yos.
Mereka yang sudah jalan, katanya, ada yang telah mendapatkan bantuan. Kemudian tahun ini terdapat lima kelompok yang dapat bantuan melalui APBN. Menurutnya, bantuan diberikan senilai Rp50 juta per kelompok, yang digunakan untuk pengembangan rumah pangan.
“Bantuan itu bisa digunakan untuk membeli bibit dan lainnya untuk operasional. Yang jelas, yang dapat bantuan tentu sudah beroperasi lebih dulu,” terangnya.
Yos menyebutkan, setiap tahun ada bantuan untuk program tersebut dengan kelompok yang berbeda, dan pemantauan terhadap kelompok rumah pangan lestari terus dilakukan.
“Kalau untuk bantuan, paling tidak sudah operasional. Ya, ada kelompok, ada lokasi juga mendapatkan bantuan,” imbuh Yosmianto.
Baca Juga
Lihat juga...