BBPOM Jayapura Latih Petugas Disperindag Deteksi Bahan Berbahaya

231
Uji lab bahan berbahaya pada makanan, ilustrasi -Dok: CDN
TIMIKA – BBPOM Jayapura memberikan bimbingan teknis kepada 10 petugas Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mimika, untuk melakukan pengawasan dan deteksi dini terhadap bahan berbahaya yang terkandung dalam aneka makanan yang dijual di Pasar Sentral Timika.
Kepala Seksi Sertifikasi Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Jayapura, Christian Victor Burdam, mengatakan, para petugas yang dilatih sehari-hari mengelola Pasar Sentral Timika.
Kepada para petugas itu, BBPOM Jayapura memberikan pengetahuan tentang cara melakukan pengawasan terhadap bahan berbahaya yang terkandung dalam aneka makanan, dengan melihat ciri-ciri fisik dan cara melakukan pemeriksaan bahan berbahaya menggunakan metoda ‘test kit’.
Christian mengatakan, bahan berbahaya seperti boraks, formalin, rhodamin dan kuning methanil merupakan jenis bahan berbahaya yang paling sering ditemui dalam makanan yang dijual para pedagang.
Metoda ‘test kit’ tersebut, katanya, baru sebatas deteksi awal untuk mengetahui kandungan yang terdapat dalam aneka makanan. Namun untuk proses validasi maupun kesahihan hasilnya, sampel barang yang diuji tersebut harus tetap dikirim ke Laboratorium BBPOM Jayapura.
Selain dibekali teori dan praktik dalam kelas, peserta Bimtek juga dijadwalkan turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan aneka bahan makanan yang dijual para pedagang di Pasar Sentral Timika.
Sebelumnya, BBPOM Jayapura telah melakukan kegiatan serupa dengan melatih petugas Pasar Hamadi Kota Jayapura, Pasar Sentani Kabupaten Jayapura, dan Pasar Merauke.
Usai melatih petugas pengelola Pasar Sentral Timika, BBPOM Jayapura juga akan menggelar kegiatan serupa kepada petugas pengelola Pasar Biak.
Sekretaris Disperindag Mimika, Inosensius Yoga Probadi, menyambut baik pelatihan petugas pengelola Pasar Sentral Timika untuk dapat mendeteksi bahan berbahaya dalam aneka makanan yang dijual para pedagang, agar kualitas bahan makanan tersebut benar-benar terjamin dan layak untuk dikonsumsi. (Ant)
Baca Juga
Lihat juga...