Belasan Pemuda di Desa Palas Ikuti Pelatihan Las Listrik

Editor: Koko Triarko

352
LAMPUNG – Unit Pelaksana Teknis Daerah Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Lampung, memberikan pelatihan kejuruan bagi warga Desa Sukaraja, Kecamatan Palas, guna menekan jumlah pengangguran di wilayah itu.
Todung Marpaung, instruktur teknologi mekanik subkejuruan las listrik, menyebut, pelatihan dilakukan kepada para pemuda yang tidak memiliki keterampilan dan pekerjaan. Pelatihan dilakukan bertahap, mulai dari teori hingga praktik, dengan waktu pelatihan selama beberapa hari.
Todung Marpaung, instruktur tekhologi mekanik sub kejuruan las listrik UPTD BLK Kalianda [Foto: Henk Widi]
Menurut Todung Marpaung, program pelatihan oleh UPTD BLK Kalianda selama ini memberi kesempatan bagi masyarakat pencari kerja angkatan yang putus sekolah untuk dilatih keterampilan kejuruan.
Beberapa keterampilan kejuruan, di antaranya sepeda motor, komputer, listrik subkejuruan instalasi tenaga, elektronika subkejuruan teknisi handphone, subkejuruan menjahit, subkejuruan anyaman, teknologi mekanik subkejuruan las listrik, bangunan subkejuruan furniture, pertanian subkejuruan processing dan perikanan.
“Berbagai pelatihan tersebut dilakukan di UPTD BLK Kalianda, sementara bagi sejumlah desa yang ingin membutuhkan pelatihan, salah satunya las listrik, kami gelar di Desa Sukaraja atas permintaan dari desa,” terang Todung Marpaung, instruktur teknologi mekanik subkejuruan las listrik UPTD BLK Kalianda,  saat dikonfirmasi Cendana News, Selasa (10/7/2018).
Menurutnya, pelatihan kejuruan di desa  bertujuan mencerdaskan anak bangsa, menciptakan lapangan kerja dan mengurangi angka pengangguran, khususnya di pedesaan.
Beberapa pelatihan yang dilakukan oleh instruktur menyesuaikan kebutuhan masyarakat. Selama ini, katanya,  ia menyebut sudah melatih pemuda desa yang belum memiliki keahlian (skill).
Ia menjelaskan, pelatihan menggunakan sistem kelas dengan materi diberikan selama 160 jam berupa teori dan praktik. Pelatihan dari BLK melibatkan instruktur berpengalaman, kerap diminta oleh pihak desa untuk memberi skill warganya.
Kali ini, pelatihan diberikan kepada 16 orang pemuda desa yang memiliki keinginan untuk membuka lapangan kerja baru, salah satunya dalam bidang usaha las listrik.
Sebelum mengikuti pelatihan, sejumlah peserta pelatihan kejuruan diwajibkan menyiapkan fotokopi ijazah terakhir, fotokopi KTP, surat keterangan kepala desa, serta pas foto hitam putih 4 x 6 sebanyak dua lembar. Persyaratan administratif tersebut wajib, karena para peserta pelatihan akan memperoleh sertifikat kejuruan pascapelatihan.
Sertifikat tersebut selain berguna untuk persyaratan melamar pekerjaan juga sebagai bukti peserta telah mengantongi pelatihan dasar las listrik.
Kepala Desa Sukaraja, Kecamatan Palas, Samsul Bahri, menyebut sebanyak
16 orang pemuda di desanya dilibatkan dalam pelatihan teknologi mekanik subkejuruan las listrik. Sebagian pemuda yang dilibatkan merupakan lulusan SMA dan tidak melanjutkan pendidikan lebih tinggi, sehingga menjadi pengangguran.
Melalui pelatihan las listrik, bekerja sama dengan UPTD BLK Kalianda, ia berharap pemuda di desanya memiliki keahlian las listrik.
“Paket pelatihan yang dibuat sangat didukung orang tua, karena anaknya memiliki keahlian dalam las listrik dan menciptakan lapangan kerja,” terang Samsul Bahri.
Menurutnya, sebelum mengikuti pelatihan las listrik, para peserta umumnya tidak memiliki dasar tentang las listrik. Setelah mengikuti pelatihan, pemuda di desanya yang semula tidak bisa mengelas, akhirnya bisa mengelas.
Usaha las listrik diakuinya memiliki peluang lapangan pekerjaan yang tinggi, di antaranya pembuatan pagar teralis, pintu hingga galangan kapal. Selain itu, kebutuhan masyarakat untuk pembuatan bangunan menggunakan besi masih tinggi, membuka peluang usaha las listrik.
Program pelatihan diakuinya juga mencegah pemuda desanya bekerja keluar daerah, dan menciptakan lapangan pekerjaan di desanya.
Kelvin (20), peserta dari Desa Sukaraja yang mengikuti pelatihan las listrik menyebut, awalnya tidak bisa mengelas. Setelah mendapatkan teori dan langsung praktik, dirinya langsung bisa mengelas.
Pelatihan las listrik diakuinya akan menjadi lapangan usaha baru, karena setelah lulus SMA dirinya belum memiliki pekerjaan. Ia berencana membuat usaha pengelasan listrik untuk pembuatan tenda serta teralis.
Sementara, sertifikat pelatihan dan keahlian las listrik diakuinya bisa dipergunakan untuk melamar pekerjaan yang membutuhkan tenaga pengelasan (welder).
Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.