Beternak Kelinci bagi Warga Desa Ngijo Lebih Menguntungkan

Editor: Mahadeva WS

287

MALANG – Beternak kelinci dianggap lebih menguntungkan bagi warga Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Selain produktivitasnya yang tinggi, beternak kelinci juga tidak membutuhkan modal yang besar seperti jika beternak hewan lainnya.

Seperti yang dilakukan Winarto, seorang peternak kelinci yang telah memulai usahanya sejak 1997. “Jika saya bandingkan, dengan modal uang 10 juta rupiah, kita sudah bisa mengembangkan ratusan ekor kelinci, dan itu sudah bisa untuk menghidupi satu keluarga. Tapi kalau saya belikan sapi hanya mendapatkan satu ekor saja dan itu belum tentu bisa mencukupi kebutuhan keluarga tiap bulannya,” tuturnya, Senin (9/7/2018).

Pendukung lainnya adalah produktivitas kelinci yang cukup tinggi. Kelinci bisa melahirkan lima sampai tujuh kali produksi dalam satu tahun. Dimana satu kali produksi bisa melahirkan enam ekor anak kelinci. Sedangkan produktivitas sapi mungkin hanya satu kali dalam satu tahun.

Dari segi pasar, beternak kelinci memiliki potensi pasar yang sangat bagus karena tingkat kompetitornya masih sedikit. Sementara permintaan kelinci di tengah masyarakat cukup tinggi. “Berbeda dengan sapi atau ayam, di mana semua orang tertarik untuk menernaknya kami sangat berkesempatan untuk bisa mengembangkannya karena masih minim kompetitor,” tambahnya.

Saat ini di rumah Winarto yang berlokasi di Desa Ngijo ada 400 ekor kelinci. Setiap minggunya, Winarto bisa menjual kurang lebih 20 kelinci potong. Kelinci yang dipanen tersebut berusia 2,5 bulan dengan berat dua kilogram. “Untuk harga kelinci potong berkisar Rp60 ribu sampai Rp65 ribu,” jelasnya.

Lebih lanjut, pria yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Peternak Kelinci Kabupaten Malang tersebut, perawatan kelinci cukup mudah dilakukan. Jika kelincinya sakit, tinggal di beri obat atau disuntik. “Setidaknya kandang harus dibersihkan setiap hari. Kondisi kandang juga bisa diatur sendiri sesuai kebutuhan. Jika lahannya terbatas, kandang bisa disusun ke atas,” jelasnya.

Lihat juga...

Isi komentar yuk