Bintangi Sebelum Iblis Menjemput, Chelsea Islan Fokus Serius

Editor: Mahadeva WS

236
Chelsea Islan (Foto Akhmad Sekhu)

JAKARTA – Chelsea Islan termasuk artis muda yang cukup banyak membintangi film. Tapi baru kali ini, Dia mau main film horor, filmnya berjudul Sebelum Iblis Menjemput.

Sebuah film yang banyak memberinya pengalaman baru dalam karirnya di dunia seni peran. “Ini film horor pertama yang saya bintangi,” kata Chelsea Islan, Selasa (10/7/2018).

Perempuan kelahiran Washington, D.C., 2 Juni 1995, itu membeberkan, film tersebut benar-benar berbeda dengan film yang dibintangi sebelumnya. “Kenapa saya mau main film ini karena film ini bagus banget, dan sangat berbeda dengan film-film horor lainnya,” bebernya.

Karena ini film horor pertama, banyak hal baru yang bisa dipelajari. Salah satunya adegan yang menantang yang mengharuskan dirinya memakai sling, atau malam-malam harus masuk ke dalam hutan yang berlumpur. “Sebagai aktris saya belajar banyak untuk mendalami karakter dalam film horor ini,” ungkapnya.

Chelsea mengaku sejak awal ditawari main film tersebut oleh Timo, sutradara film tersebut. Timo tidak mau melihat Dirinya memakai make up dan diharuskan mau tampil apa adanya. “Karakter yang saya mainkan memang keras juga, “ ujarnya.

Chelsea mengalami pengalaman yang berbeda dengan film-film yang sebelumnnya dimainkan. “Persiapannya sangat matang, saya diminta untuk mau keluar dari zona nyaman, jadi adegan yang berbahaya saya memakai sling dan memang tanpa pemeran pengganti,” paparnya.

Awalnya Chelsea harus bisa membangun karakter agar bisa dipercaya sama penonton bahwa dirinya berakting menjadi orang yang benar-benar ketakutan. “Dari awal baca skenarionya, ada acting couch juga, di workshop saya benar-benar menerasakan bagaimana menjadi orang yang benar-benar ketakutan,” tuturnya.

Selama syuting, mesti film-nya bergenre horor, tapi tidak membuat Chelsea mengalami hal-hal mistis. “Karena kita benar-benar fokus serius jadi tidak terpikirkan hal-hal lain atau hal-hal mistis, selain berusaha akting total dan profesional dengan mendalami karakter sebaik-baiknya,” pungkasnya.

Lihat juga...

Isi komentar yuk