BP Indonesia Serap Tenaga Kerja Lokal Papua

212
Ilustrasi -Dok: CDN
MANOKWARI – BP Indonesia selaku operator Tangguh LNG, menargetkan untuk menyerap 85 persen pekerja lokal yang berasal dari wilayah Papua, khususnya Papua Barat.
“Untuk train 1 dan 2 itu tenaga kerjanya sampai saat ini sudah 55 persen orang Papua, dan kami terus melakukan pemberdayaan untuk mencapai 85 persen pada 2029, train 1, 2 dan 3,” kata Head of Country BP Indonesia, Dharmawan Samsu, di Papua Barat, Selasa (24/7/2018).
Menurut dia, saat ini sudah terbangun kilang minyak pada proyek train 1 dan train 2 dan sudah beroperasi. Sementara proyek train 3 baru beroperasi pada 2020. “Jadi, yang saya maksud untuk 85 persen itu tenaga kerja kita orang Papua setelah train 3 selesai,” ujarnya.
Dharmawan menambahkan, bahwa untuk proyek BP Tangguh train 3 sendiri BP Tangguh menargetkan paling tidak lebih dari 30 persen dari pekerjanya diambil dari orang lokal.
Sementara itu, sesuai arahan program Nawacita kabinet Presiden Joko Widodo, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, meresmikan Pusat Pelatihan Teknik Industri dan Migas Teluk Bintuni (P2TIM-TB) yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan sektor industri dan migas dalam menciptakan pekerja lokal kompeten.
“Ini adalah salah satu jawaban untuk menurunkan pengangguran, seperti program Nawacita. Banyak perusahaan besar untuk lapangan pekerjaan. Karena kita otonomi khusus untuk memberi kesempatan bagi orang asli Papua, untuk bisa dapat pekerjaan,” kata Dominggus. (Ant)
Baca Juga
Lihat juga...