Bus Persiba Balikpapan Jadi Korban Vandalisme Kekecewaan

Editor: Mahadeva WS

432

BALIKPAPAN – Gelombang kekecewaan suporter terhadap performa Persiba Balikpapan yang tak kunjung membaik terus berlanjut. Jika sebelumnya suporter hanya membentangkan spanduk bernada protes kepada manajemen, kini bus yang biasa digunakan untuk mengangkut pemain menjadi korban amarah para pendukung.

Bus yang terparkir di depan mess Persiba Balikpapan di Jalan MT Haryono, Balikpapan menjadi korban vandalisme. Kalimat “Bikin Malu” menghiasi bagian kiri badan bus berwarna biru tersebut.

Ulah oknum tersebut diduga sebagai ungkapan kekecewaan pendukung yang melihat tim kebanggaanya tak kunjung lepas dari keterpurukan. Persiba Balikpapan tercatat beberapa kali mengalami kekalahan. Puncaknya Senin (16/7/2018), Beruang Madu menelan kekalahan keenam musim ini kala berjumpa PSBS Biak.

Kekalahan tersebut sepertinya membuat amarah suporter memuncak dan menjadikan bus sebagai sasaran. Hasil negatif tersebut membuat Persiba kini terpuruk di peringkat 11 klasemen Wilayah Timur Liga 2 Indonesia. Tim kebanggaan masyarakat Kota Beriman ini baru mengoleksi empat poin dari satu kali menang dan satu kali imbang.

Jika tidak segera berbenah, Persiba Balikpapan terancam bakal turun ke Liga 3 di musim depan. Sesuai ketentuan, tiga klub terbawah di papan kelasemen dipastikan bakal terdegradasi ke Liga 3.

Sopir Bus Persiba Syukur mengaku kaget dengan kejadian vandalisme tersebut. Minggu (15/7/2018) malam, Dia meninggalkan bus dalam kondisi mulus. “Saya kan jualan di dekat sini sampai jam satu dinihari, jadi sepertinya kejadian subuh,” kata Syukur, Senin (16/7/2018).

Menurutnya, kekalahan demi kekalahan yang dialami Persiba Balikpapan membuat kecewa publik Balikpapan. Hanya saja, aspirasi semestinya bisa dilakukan tanpa merusak. “Silakan saja kecewa, aspirasi disampaikan kepada manajemen dengan kepala dingin,” ujarnya.

Sementara itu punggawa Persiba Tedy Hasanudin yang mengaku berada di mess pada Minggu malam juga tak tahu dengan kejadian ini. “Saya lihat belum ada, bus masih dalam keadaan bagus,” imbuhnya.

Kendati begitu, Tedy menilai normal ketika suporter kecewa dengan kekalahan yang diderita Persiba di Biak dan di Mojokerto. Namun Tedy menyebut, Persiba Balikpapan saat ini justru butuh dukungan dari publik Balikpapan bukan tekanan seperti yang dialami saat ini.

Baca Juga
Lihat juga...