Ciptakan SDM Kompeten, Pemkot Denpasar Gelar Diklat

Editor: Satmoko Budi Santoso

150

DENPASAR – “Kunci utama keberhasilan dalam memberikan pelayanan pendidikan terletak pada keunggulan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) kepala sekolah. Yang mana tuntutan dalam bidang pendidikan yang semakin tinggi terhadap kualitas pelayanan dan kinerja guru khususnya kepala sekolah dasar adalah peningkatan SDM,” ucap Kepala BKPSDM Kota Denpasar, I Ketut Mister, saat membuka Diklat di hadapan puluhan calon Kepala Sekolah bagi Guru SD di Lingkungan Kota Denpasar, Senin (30/7/2018).

Lebih lanjut, Ketut Mister menjelaskan, peningkatan kompetensi melalui program pendidikan dan pelatihan merupakan kebutuhan pokok, sehingga pada akhirnya setiap kepala sekolah mampu memahami tugas utama sebagai pelayan masyarakat di bidang pendidikan sebagaimana filosofi “sewaka dharma” yang menjadi landasan pelayanan publik di Kota Denpasar.

Kepala BKPSDM Kota Denpasar, I Ketut Mister.-Foto: Sultan Anshori.

“Sebagai pelayan publik, guru yang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah dituntut harus memiliki kemampuan manajerial, keterampilan, kepekaan sikap mental dengan perilaku baik, yang akan membentuk sosok kepala sekolah yang memiliki sikap dan perilaku responsif, kreatif serta produktif terhadap perubahan berat yang akan terjadi,” kata Mister.

Diharapkan melalui diklat calon kepala sekolah ini dapat membentuk sosok kepala sekolah yang mampu menjabarkan arah dan strategi kebijakan metode pendidikan dasar ke dalam program kegiatan serta mampu mensinergikan seluruh stake holder yang ada untuk melaksanakan program-program pendidikan.

Sementara, Kabid Pengembangan Kompetensi Aparatur BKPSDM Kota Denpasar, I Komang Agus Budiyasa, menambahkan, Diklat Calon Kepala Sekolah Bagi Guru SD di Lingkungan Kota Denpasar ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan dan sikap dalam melaksanakan tugas secara profesional.

“Serta mendukung terwujudnya calon kepala Sekolah Dasar (SD) yang memiliki kompetensi yang sesuai dengan persyaratan untuk menjadi seorang kepala sekolah,” kata I Komang Agus Budiyasa.

Budiasa menambahkan, Kegiatan Diklat tersebut diikuti oleh 34 orang guru yang terdiri dari 28 orang wanita dan 6 orang laki-laki. Pelaksanaan diklat calon kepala sekolah ini berlangsung dari tanggal 30 Juli sampai dengan bulan November 2018 mendatang dengan pola pembelajaran in on in learning service one, one the job learning, dan in learning service two.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.