Demplot Damandiri Kemusuk, Pusat Percontohan Sektor Pertanian

Editor: Satmoko Budi Santoso

168

YOGYAKARTA – Keberadaan demplot padi dan kebun jambu Damandiri di Dusun Kemusuk, Desa Argomulyo, diharapkan mampu menjadi pusat pengembangan, percontohan, sekaligus pembelajaran di sektor pertanian bagi warga masyarakat di Kecamatan Sedayu maupun Kabupaten Bantul dalam kurun dua tahun ke depan.

Tak hanya itu, dempot Damandiri ini juga ditargetkan menjadi salah satu ikon Dusun Kemusuk, disamping Museum Memorial HM Soeharto sebagai lokasi wisata baru berbasis pertanian atau agrowisata.

Ketua Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera, Argomulyo, Gatot Nugroho, mengatakan, setelah berjalan dua tahun, ke depan demplot Damandiri yang merupakan bagian program Desa Mandiri Lestari, rencananya akan diserahkan kepada koperasi untuk pengembangan  pengelolaan.

Ketua Dewan Penasihat Yayasan Damandiri, Retnosari Widowati Harjojudanto atau akrab disapa Eno Sigit Soeharto (baju putih) berada di tengah
Demplot Damandiri yang terdiri dari lahan padi seluas 7000 meter persegi dan lahan perkebunan jambu seluas 3000 meter persegi – Foto Jatmika H Kusmargana

“Nantinya demplot ini akan kita kelola untuk memberdayakan warga desa. Di antaranya bibit jambu yang dihasilkan akan kita galakkan ke masyarakat agar ditanam di halaman rumah warga. Sehingga warga akan mendapatkan penghasilan tambahan dan kesejahteraan mereka meningkat,” katanya di sela acara peresmian Demplot Damandiri, Selasa (31/7/2018).

Gatot mengaku juga sudah berencana mensinergikan keberadaan Museum Memorial HM Soeharto untuk mendukung keberadaan Demplot Damandiri, dalam menyebar-luaskan informasi maupun ilmu di bidang pertanian pada masyarakat secara luas.

“Pengunjung museum itu setiap hari ada ratusan orang, kebanyakan anak-anak sekolah seperti TK dan SD dari berbagai daerah di DIY bahkan Jawa Tengah. Nanti bisa kita arahkan untuk belajar soal pertanian di Demplot ini. Sehingga sejak dini mereka sudah mengenal dan mencintai dunia pertanian,” katanya.

Yayasan Damandiri membangun Demplot padi varietas inpari 23 aromatik seluas 7000 meter persegi dan kebun jambu jenis deli madu seluas 3000 meter persegi di Dusun Kemusuk, Argomulyo, Sedayu, Bantul.

Varietas inpari 23 dipilih karena merupakan varietas unggul asli Bantul, yang memiliki produktivitas tinggi. Sementara, jenis jambu deli dipilih karena merupakan jenis unggul yang memiliki rasa enak serta nilai jual tinggi.

“Nanti setelah demplot ini berkembang, kita harapkan jambu madu deli dapat menjadi ikon buah unggulan di Dusun Kemusuk. Sehingga Dusun Kemusuk dikenal sebagai sentra penghasil buah jambu madu deli,” pungkas Gatot.

Ramah tamah warga di antaranya dengan Ketua Dewan Penasihat Yayasan Damandiri, Retnosari Widowati Harjojudanto atau akrab disapa Eno Sigit Soeharto (baju putih) – Foto Jatmika H Kusmargana

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Ketua Dewan Penasihat Yayasan Damandiri, Retnosari Widowati Harjojudanto atau akrab disapa Eno Sigit Soeharto, berkesempatan meresmikan pendirian Demplot Damandiri di Dusun Kemusuk, Selasa pagi.

Cucu Presiden Kedua RI, HM Soeharto ini, meresmikan Demplot Damandiri dengan memimpin upacara tradisi wiwitan sekaligus penanaman perdana bibit padi Inpari 23 di lahan persawahan seluas 7000 meter persegi.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.