Dikbud NTB Bangun SMA Negeri Baru

Editor: Mahadeva WS

168
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Muhammad Suruji/foto : Turmuzi

MATARAM – Minat calon peserta didik setiap tahun ajaran baru di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMK N) dan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA N) di NTB tinggi. Namun jumlah SMA N di Mataram masih terbatas.

“Minat calon peserta didik masuk SMA N pada proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2018 cukup tinggi, tidak kalah dengan SMK N, tapi keberadaan SMA N jumlahnya terbatas, makanya akan dibangun SMA N baru,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB Muhammad Suruji, Kamis (19/7/2018).

Selain membangun sekolah baru, Dikbud NTB mulai 2018 juga mengubah dua SMK N menjadi SMA N. Yaitu SMK N 8 Mataram dan SMK N 9 Mataram menjadi SMA N 9 Mataram dan SMA N 10 Mataram. Dan tahun ini kedua sekolah tersebut sudah mulai menerima siswa baru.

SMA N 9 Mataram menempati gedung SMK N 8, untuk melengkapi sekolah di zonasi Kecamatan Cakranegara. Sementara SMA N 10 Mataram mengganti SMK N 9 melengkapi zonasi sekolah di Kecamatan Ampenan. Selama ini hanya SMA N 2 Mataram yang menjadi rebutan pendaftar di kedua zona tersebut.

“Dibangunnya SMA negeri serta berubahnya status dua SMK N menjadi SMA N dilakukan, selain karena keterbatasan jumlah sekolah SMA negeri, juga untuk memenuhi cakupan zonasi,” tambahnya.

Sebelumnya, Sekretaris Dikbud NTB Drs. Sukran mengungkapkan, sekolah baru nantinya akan berlokasi di Sayang-Sayang Mataram. Statusnya nanti menjadi  SMAN 11 Mataram. Dibangunnya SMA Negeri baru itu karena kurangnya jumlah SMA Negeri di Kecamatan Cakranegara. Selain di Sayang-Sayang, rencananya SMAN 11 Mataram akan dibangun di wilayah Majeluk. “Karena masih minimnya SMA negeri di wilayah Cakranegara, praktis hanya SMAN 6 Mataram yang ada di zona yang cukup luas itu,” tandasnya.

Terkait dengan tenaga pengajar di SMA baru nanti, pihaknya akan memindahkan guru di sekolah lain atau menempatkan guru honorer yang sudah dikontrak daerah.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.