Dinas Ingatkan Warga Yogyakarta tak Bakar Sampah

225
Ilustrasi -Dok: CDN
YOGYAKARTA – Dinas Kebakaran Kota Yogyakarta, terus mengingatkan warga untuk tidak membakar sampah sembarangan, guna meminimalisasi potensi terjadinya kebakaran, terlebih jika pembakaran sampah dilakukan di lahan kering.
“Dalam beberapa waktu terakhir, sudah ada sejumlah kejadian kebakaran lahan. Kami terus ingatkan, agar warga tidak sembarangan membakar sampah di lahan atau kebun, karena berpotensi menimbulkan kebakaran,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebakaran Kota Yogyakarta, Agus Winarto, di Yogyakarta, Rabu (19/7/2018).
Menurut dia, rumput kering yang banyak terdapat di lahan atau kebun pada saat musim kemarau seperti saat ini, mudah terbakar dan api bisa meluas dengan cepat, bahkan bisa membahayakan pemukiman penduduk yang ada di sekitarnya.
Karena itu, lanjut Agus, warga diminta tidak sembarangan membakar sampah di lahan atau kebun. “Apalagi jika pembakaran itu dibiarkan begitu saja, tidak ditunggu hingga api benar-benar padam,” katanya.
Salah satu kebakaran yang dipicu pembakaran sampah terjadi di Gedongkiwo. Pembakaran sampah yang tidak tuntas, lanjut Agus, menyebabkan rumpun bambu yang ada di sekitarnya pun terbakar.
“Kebetulan, di lokasi tersebut memang banyak terdapat rumput kering, sehingga sangat mudah terbakar dan merembet ke tempat lain,” katanya.
Jika kebakaran tersebut terlambat ditangani, Agus memperkirakan, api akan merembet ke pemukiman warga yang ada di sekitar, dan bisa menyebabkan kerugian yang lebih besar.
“Petugas kami memang selalu siap, tetapi akan lebih baik jika dilakukan pencegahan sejak dini,” katanya.
Selain imbauan untuk tidak membakar sampah sembarangan, Agus juga mengingatkan warga untuk melakukan pengecekan terhadap instalasi listrik di rumah, karena sebagian besar kasus kebakaran di Kota Yogyakarta disebabkan hubungan pendek arus listrik.
Sepanjang 2018, Dinas Kebakaran Kota Yogyakarta sudah menangani sekitar 30 kasus kebakaran, dengan kasus kebakaran cukup besar terjadi di ruko dan bengkel yang berada di Jalan Imogiri Timur.
“Untuk kasus kebakaran lahan besar, memang belum pernah ada di Yogyakarta,” katanya. (Ant)
Baca Juga
Lihat juga...