Disdik Sumbar Siapkan Peserta Lomba Kuis Kihajar 2018

240
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Burhasman/Foto: M. Noli Hendra
PADANG – Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, tengah mempersiapkan pelajar  untuk mewakili Sumatera Barat di tingkat Nasional, pada ajang Kuis Kihajar 2018.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Burhasman, mengatakan, ada puluhan pelajar dari berbagai jenjang sekolah, yang mengikuti seleksi Kihajar 2018 tersebut.
“Puluhan peserta itu mulai dari sekolah dasar, menengah pertama, hingga menengah atas, kejuruan dan sederajat. Bagi yang memperoleh nilai tertinggi, akan dipilih mewakili Sumatera Barat ke tingkat nasional,” katanya, Kamis (26/7/2018).
Ia menjelaskan, nantinya dari puluhan peserta itu, akan dipilih satu orang untuk satu jenjang pendidikan. Sepertinya akan ada satu perwakilan untuk jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA.
Burhasman menyebutkan, bagi peserta yang mengikuti kuis tersebut dipastikan harus menguasai teknologi informasi, karena dalam seleksi Kuis Kihajar 2018 ini berlangsung secara online.
“Jadi, kepada setiap peserta harus menguasai teknologi informasi dan komunikasi juga, kalau tidak mampu, akan kesulitan dalam mengikuti kuis tersebut. Maka saya tekankan, pesertanya ialah siswa pintar dan memiliki semangat belajar yang tinggi,” sebutnya.
Ia berharap peserta dari Sumatera Barat yang akan dikirim ke tingkat nasional mampu menjuarai Kuis Kihajar 2018. Setidaknya, untuk target minimal masuk nominasi di tingkat nasional.
Burhasman menyampaikan, Kuis Kihajar diselenggarakan untuk mendorong dan membangun semangat anak didik untuk belajar. Terutama belajar dengan menggunakan teknologi informasi komunikasi.
Bahkan, katanya, penggunaan teknologi informasi komunikasi sekarang ini begitu luar biasa. Sehingga, tidak ada pelajar yang tidak menggunakan smartphone. Kemajuan itu dimanfaatkan untuk hal positif, seperti mendorong semangat belajar.
Sementara itu, Pelaksana Panitia Seleksi Pustekkom Pusat, Sanif, mengatakan, peserta Kuis Kihajar agar tetap bersemangat, termotivasi untuk terus belajar.
“Kalau ingin sukses, kuncinya belajar. Inilah semangat yang dibangun dari kuis Kihajar. Dalam konteks Islam, belajar tidak ada batas, mulai dari ayunan hingga ke liang lahat,” katanya.
Kuis Kihajar tingkat provinsi dilaksanakan antara bulan Juni-Agustus 2018. Petugas pusat dan juri pusat akan datang ke setiap provinsi. Kuis Kihajar di setiap provinsi meliputi dua kegiatan, yaitu hari pertama, melaksanakan Kuis Kihajar untuk memilih sembilan finalis, yang masing-masing merupakan tiga peringkat teratas siswa: SD/SMP/ SMA (sederajat). Peserta kuis di tingkat provinsi bukan merupakan finalis pada kuis Kihajar Harian.
Selanjutnya untuk hari kedua, finalis akan mengikuti tes terkait kompetensi yang diukur dari keterampilan (skill) dalam pemanfaatan TIK, yaitu membuat proyek dalam bentuk digital, dengan ketentuan seperti presentasi, untuk masing-masing peserta sudah menyiapkan presentasinya melalui powerpoint yang materinya bersumber dari VoD TV Edukasi.
Lalu, untuk format sajian presentasi, bisa berupa file presentasi (power point) dengan bobot penilaian, konten nilainya 50, performan penyajian nilainya 30. Serta untuk kompleksitas materi sajian dari aspek teknologi informasi dan komunikasi memiliki nilai 20.
Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.