Distan: Semua Pabrik CPO Mukomuko Langgar Aturan

Ilustrasi saluran pipa CPO. Dok CDN

MUKOMUKO — Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, menyatakan semua pabrik minyak mentah kelapa sawit atau CPO di wilayah setempat melanggar aturan karena membeli tandan buah segar (TBS) di bawah Rp1.200 per kilogram yang ditetapkan perumus harga komoditas perkebunan Pemprov Bengkulu.

“Kami telah mempertanyakan alasan mereka membeli TBS kelapa sawit dengan murah. Mereka beralasan membeli TBS kelapa sawit sesuai dengan harga yang telah ditetapkan oleh pimpinannya di kantor pusat perusahasan tersebut,” kata Kabid Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko Erri Siagian di Mukomuko, Sabtu (21/7/2018).

Seluruh perusahaan kelapa sawit di daerah itu menetapkan harga beli TBS kelapa sawit milik petani setempat sesuai dengan perintah dari pemilik usaha atau pimpinan pusat perusahaan itu.

Bupati setempat Sabtu ini mengumpulkan semua pimpinan seluruh perusahaan kelapa sawit di daerah ini guna mempertanyakan penyebab harga beli TBS kelapa sawit di bawah harga ketetapan tim perumus harga komoditi perkebunan tersebut.

“Kita ingin tahu alasan perusahaan sekaligus mencari solusi untuk meningkatkan harga TBS sawit di daerah ini,” ujarnya.

Ia menyebutkan, harga sawit di tingkat pabrik CPO di daerah itu sejak dua pekan terakhir bertahan dengan harga lebih murah dibandingkan sebelumnya.

Harga sawit di PT SSJA sebesar Rp960 per kg, harga sawit di pabrik PT MMIL sebesar Rp980 per kg, PT KAS sebesar Rp980per kg, harga sawit di pabrik PT DDP di Kecamatan Ipuh dan Desa Lubuk Bento masing-masing sebesar Rp1.010 per kg.

Kemudian harga sawit di pabrik PT USM sebesar Rp1.050 per kg, pabrik PT KSM sebesar Rp980 per kg, PT AMK sebesar Rp1.000 per kg, di pabrik PT BMK sebesar Rp1.060 per kg, di pabrik SAP sebesar Rp990 per kg. [Ant]

Lihat juga...