DLH Sesalkan Masyarakat Buang Sampah di Sungai

200
Ilustrasi - Dok CDN

BATURAJA – Warga di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan masih biasa melakukan kebiasaan membuang sampah di sungai sehingga juga berdampak sumber air di wilayah itu menjadi tercemar.

“Khususnya masyarakat yang bermukim di Daerah Aliran Sungai (DAS) masih membuang sampah di Sungai Ogan sehingga sangat kami sesalkan,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ogan Komering Ulu (OKU), Slamet Riyadi di Baturaja, Sabtu.

Akibat masih tingginya warga yang melakukan kebiasaan buruk ini, kata dia, volume sampah di sungai menjadi meningkat, sehingga menyumbat aliran di siring kawasan DAS tersebut.

Dia mengakui, petugas kebersihan terpaksa bekerja ekstra guna membersihkan sampah di saluran air tersebut agar tidak tersumbat.

“Jumlah sampah yang kami angkut dari siring DAS mulai kawasan Kelurahan Sukajadi ini mencapai dua dump truck (truk jungkit) sampah,” ungkapnya.

Menurut Slamet Riyadi, tumpukan sampah rumah tangga maupun barang bekas ini akibat masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan khususnya di perairan Sungai Ogan.

“Kebiasaan buruk ini tentunya dapat mencemari air sungai dan akan berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat itu sendiri,” ucapnya menjelaskan.

Untuk itu dia berharap, masyarakat di kawasan DAS dapat mengubah kebiasaan buruk dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat yaitu membuang sampah pada tempatnya, bukan di sungai.

Harus mengubah kebiasaan lama dengan tidak lagi membuang sampah di sungai, namun pada tempat yang telah disediakan agar petugas kebersihan lebih mudah mengangkutnya untuk dibuang ke tempat penampungan akhir,” ujar Slamet Riyadi. (Ant)

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.