DPO Penggandaan Soal Ujian di Sleman Ditangkap di Sikka

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

284

MAUMERE — Pelarian LW salah seorang tersangka dalam kasus dugaan penggandaan kartu dan soal ujian di Sleman Yogyakarta yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO), akhirnya berakhir setelah dibekuk Unit Reskrim Polsek Bulak Sumur Polres Sleman, Polda Daerah Istimewa Yogyakarta bersama Polres Sikka di kampung Nita Pleat, kecamatan Nita, 10 kilometer arah barat kota Maumere.

“Hari Kamis ( 5/7/2018) sekitar pukul 13.00 WITA, Satuan Reskrim Polres Sikka dikunjungi Tim Unit Reskrim Polsek Bulak Sumur dipimpin Iptu Tito Satrio, S.IK. Kedatangan tim ini untuk melakukan penangkapan tersangka dugaan tindak pidana penipuan penggandaan kartu dan bahan ujian,” sebut Kapolres Sikka, AKBP Rickson PM Situmorang,SIK, Kamis (12/7/2018).

Pelaku, kata Rickson, ditengarai berada di kecamatan Nita wilayah hukum Polres Sikka. Sekitar pukul 15.00 WITA, Tim Polsek Bulak Sumur bersama Unit Jatanras Polres Sikka bergerak menuju sasaran dan berhasil mengamankan seorang yang berada Kampung Nita Pleat desa Nita.

“Setelah ditangkap, pelaku kemudian dibawa ke Polres Sikka untuk dimintai keterangan. Hari ini rencananya tim Polsek Bulak Sumur bersama LW akan diterbangkan ke Yogyakarta,” sebutnya.

Kepala Bagian Humas Polres Sikka, Iptu Margono menjelaskan, keberadaan pelaku diketahui setelah pihak Polsek Bulak Sumur Polres Sleman menangkap pelaku utama di Sleman serta satu orang yang diduga pelaku yang berasal dari kabupaten Sikka.

“Kerja sama antar Polres memang selalu terjalin dengan baik sehingga ketika mendapat informasi adanya pelaku DPO melarikan diri ke Sikka dan setelah berkoordinasi dengan Polsek Bulak Sumur Polres Sleman maka pelaku akhirnya ditangkap di tempat persembunyiannya,” terangnya.

Data yang diperoleh Cendana News menyebutkan, Polsek Bulaksumur, menangkap joki ujian Tes Potensi Akademik (TPA) Pascasarjana di sebuah perguruan tinggi negeri (PTN) di DIY, Jumat (19/5/2018) lantaran identitas yang dipergunakan untuk mengikuti ujian tidak sesuai.

Pengawas ujian TPA mencurigai pelaku lantaran identitas foto peserta ujian, dengan pelaku terlihat berbeda lalu melaporkan kepada pihak kepolisian sehingga tersangka langsung dibekuk saat hendak mengikuti ujian.

Setelah Polsek Bulak Sumur melakukan penyelidikan, kemudian ditangkap seorang lagi yang berperan sebagai pemalsu identitas berinisial YM (22) seorang mahasiswa yang berasal dari kabupaten Sikka, provinsi NTT.

Baca Juga
Lihat juga...