DPRD Balikpapan Wacanakan Subsidi Siswa Pendaftar Sekolah Swasta

Editor: Mahadeva WS

248
Ketua DPRD Balikpapan, Abdulloh – Foto Ferry Cahyanti

BALIKPAPAN – DPRD Balikpapan minta siswa yang mendaftar ke swasta akibat tidak tertampungnya di sekolah negeri dapat diberikan subsidi. Hal itu disebut sebagai upaya tidak ada diskriminatif pada siswa sekolah swasta.

Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh menyebut, akan mengkomunikasikan rencana subsidi bagi siswa yang mendaftar sekolah swasta akibat tidak tertampung di sekolah negeri dengan Wali Kota Balikpapan. Mengingat jumlah siswa yang mendaftar tidak diimbangi dengan jumlah sekolah negeri. “Kita akan bantu Insya Allah. Kami akan bicara dengan Wali Kota agar disubsidi, sehingga tidak ada diskriminasi antara yang negeri dan swasta,” ungkanya, Rabu (11/7/2018).

Persoalan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online adalah, persoalan yang selalu terjadi setiap tahun. Karenanya pihaknya menolak rencana pembuatan Panitia Khusus untuk PPDB. “Permasalahan PPDB online, itu permasalahan klasik, tidak ada DPRD buat pansus, bukan tidak disetujui, tidak ada pansus,” tandas Abdulloh kepada media.

Penyebab utama hingga timbulnya polemik PPDB online karena jumlah sekolah tidak sebanding dengan jumlah siswa yang lulus. Jumlah sekolah negeri terbatas, sehingga siswa yang tidak tertampung di negeri otomatis harus mendaftar di sekolah swasta. “Hal ini menjadi persoalan klasik yang ada di Balikpapan, karena apa ya ada beberapa kendala. Salah satunya jumlah lulusan itu masih tidak berbanding lurus dengan sekolah yang ada di Balikpapan,” imbuhnya.

Karena itu, Abdulloh menegaskan tidak mungkin membentuk pansus hanya karena polemik PPDB online. Apalagi Balikpapan memiliki Perda tentang PPDB online. “PPDB online perda-nya kita yang buat, kita yang menetapkan, kita yang melaksanakan. Kemudia baru kita mau buat pansus, ya bunuh diri-lah,” celetuk Abdulloh.

Menurutnya, dalam mengatasi persoalan tidak tertampungnya siswa itu salah satu solusinya dengan penambahan sekolah. “Kita terus berusaha dan mengupayakan setiap tahun akan kita bangun sekolah. Tahun 2019 Insya Allah akan bangun sekolah lagi di Kecamatan Balikpapan Utara, termasuk SMK negeri 7,” imbuh Politisi Golkar tersebut.

Diakuinya tidak mudah membangun sekolah baru. Namun saat ini dalam proses pembebasan lahan. “Tahun ini baru pembebasan lahan dan ini persoalan ini menjadi mendesak karena memang sekarang saja kita kekurangan sekolah negeri,” tutupnya.

Sebelumnya DPRD Balikpapan disebut-sebut akan membuat pansus PPDB Online. (Baca : https://www.cendananews.com/2018/07/wali-kota-tidak-pemasalahkan-pembentukan-pansus-ppdb.html).

Baca Juga
Lihat juga...