Ekspor Indonesia Turun 19,80 Persen

Editor: Koko Triarko

228
JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat, melaporkan total nilai ekspor Indonesia sepanjang Juni 2018 mencapai 13,00 miliar Dolar Amerika (USD). Jumlah tersebut menurun sebesar 19,80 persen, jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, atau Mei 2018.
Kepala BPS Pusat Suhariyanto, mengatakan, terjadi penurunan nilai ekspor sepanjang Juni 2018 yang mencapai 19,80 persen. Namun, nilai ekspornya cenderung mengalami kenaikan sebesar 11,47 persen, jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya atau Juni 2018.
Sedangkan ekspor nonmigas pada Juni 2018 mencapai 11,28 miliar USD atau mengalami penurunan sebesar 22,57 persen, jika dibandingkan Mei 2018. Namun jika dibandingkan dengan ekspor nonmigas pada Juni 2017, cenderung mengalami kenaikan sebesar 8,61 persen.
Secara kumulatif, katanya, nilai ekspor Indonesia periode Januari hingga Juni 2018 mencapai 88,02 miliar, meningkat sebesar 10,03 persen, jika dibandingkan periode yang sama pada 2017. Sedangkan eskpor nonmigas mencapai 79,38 miliar atau mengalami peningkatan sebesar 9,66 persen.
Penurunanan terbesar ekspor nonmigas pada Juni 2018 terhadap Mei 2018, terjadi pada kendaraan dan bagiannya sebesar 241,1 juta USD, atau sebesar 36,21 persen. Sedangkan peningkatan terbesar terjadi pada bahan bakar mineral sebesar 119 juta USD atau 6,11 persen.
Menurutnya pula, sektor ekspor nonmigas hasil industri pengolahan sepanjang Januari hingga Juni 2018, mengalami kenaikan 5,35 persen, jika dibandingkan dengan periode yang sama di 2017. Ekspor tambang dan lainnya juga mengalami kenaikan 36,16 persen, sedangkan ekspor hasil pertanian mengalami penurunan 7,68 persen.
Sementara itu, negara tujuan pangsa pasar ekspor nonmigas Indonesia sepanjang  Juni 2018, masing-masing adalah Tiongkok sebesar 2,05 miliar USD, kemudian Jepang sebesar 1,23 miliar USD dan terakhir adalah Amerika Serikat sebesar 1,13 miliar USD.
“Ketiga negara tujuan utama pangsa pasar Indonesia tersebut memiliki jumlah kontribusi total sebesar 39,16 persen, sedangkan pangsa pasar tujuan ekspor kita dengan tujuan negara-negara anggota Uni Eropa (28 negara) totalnya mencapai 1,17 miliar USD”, pungkas Suhariyanto.
Baca Juga
Lihat juga...