Embarkasi Makassar Siap Layani Pemberangkatan JCH

209

MAKASSAR — Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Soni Sumarsono, memberikan apresiasi kepada pengelola Embarkasi Makassar dalam menghadapi pemberangkatan jemaah calon haji (JCH) untuk kawasan timur Indonesia (KTI) yang sudah siap 100 persen.

“Setelah kami cek semua fasilitas dan kesiapan petugas haji di sini, saya memberikan apresiasi pada pengelola Embarkasi Hasanuddin,” kata Soni di sela apel siaga petugas PPIH di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Jumat (13/7/2018).

Dia mengatakan, selama bertugas berkeliling daerah sebagai penjabat gubernur, baru kali ini mengikuti apel siaga PPIH dan meninjau langsung kesiapan sarana dan prasarana di lapangan.

Hasil dari peninjauan itu, lanjut dia, patut diapresiasi karena kesiapan petugas PPIH dan fasilitasnya sudah mencapai 100 persen.

Menurut dia, pentingnya kesiapan fasilitas dan petugas haji ini, karena keberhasilan pemberangkatan 15.898 JCH pada musim haji 2018 ini tergantung dari dua unsur tersebut.

Mengenai kemungkinan antisipasi adanya pelaksanaan penyelenggaraan haji ilegal, Soni mengimbau agar masyarakat tidak tergiur dengan iming-iming penyelenggara yang tidak resmi untuk memberangkatkan ke tanah suci.

“Masyarakat harus sabar menunggu, sambil menunggu pemerintah berusaha melakukan upaya penambahan kuota,” katanya.

Saat ini di wilayah KTI daftar tunggu JCH mencapai belasan hingga puluhan tahun, bahkan di sejumlah kabupaten seperti di Sulawesi Selatan yakni Kabupaten Sidrap dan Pinrang daftar tunggunya mencapai 25 – 30 tahun.

Sementara itu, pejabat pelaksana tugas (Plt) Kepala Kanwil Kemenag Sulsel H Iskandar Fellang mengatakan, sebanyak 15.898 JCH yang tergabung dalam 35 kelompok terbang (kloter) akan diberangkatkan secara bertahap melalui Embarkasi Hasanuddin, Makassar.

“Pemberangkatan kloter pertama dilakukan pada Selasa (17/7) ke tanah suci dan masuk ke asrama sehari sebelum pemberangkatan,” katanya.

Untuk penyediaan fasilitas penginapan bagi JCH, lanjut dia, sebanyak tiga unit gedung baru bernuansa arsitektur Timur Tengah telah disiapkan masing-masing Wisma Raodah, Wisma Zam-Zam dan Wisma Bir Ali. Bangunan tersebut telah rampung pada 2017 dengan menggunakan anggaran APBN sebesar Rp28 miliar. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...