Gelombang Tinggi Terjang Pesisir Selatan DIY

Editor: Mahadeva WS

446

YOGYAKARTA – Gelombang tinggi menerjang kawasan pesisir pantai selatan Yogyakarta, sejak beberapa hari terakhir. Hal tersebut mengakibatkan sejumlah kerusakan fasilitas yang ada di pantai.

Meski tidak ada laporan korban jiwa, sejumlah bangunan seperti warung, kamar mandi, dan tambak milik warga rusak diterjang ombak. Di kawasan Pantai Glagah, Kulonprogo, Yogyakarta, kondisi pantai pada Jumat (20/7/2018) pagi nampak sepi. Sejumlah pedagang mengaku tak bisa membuka warung pasca terjadinya ombak tinggi pada Kamis (19/7/2018) malam.

Rahmad – Foto : Jatmika H Kusmargana

Sejumlah fasilitas seperti akses jalan menuju pantai, serta kamar mandi, diketahui jebol tergerus ombak bercampur pasir. Warga juga menyebut ada beberapa tambak udang milik warga yang rusak. “Memang sejak beberapa hari terakhir ombak sangat besar. Seperti pada Rabu dan Kamis malam. Ombak mencapai hampir empat meter,” ujar salah seorang warga Rahmad, Jumat (20/7/2018).

Rahmad menyebut, akibat gelombang besar, warung mililknya yang berada tidak jauh dari pantai, rusak di hantam ombak. Sejumlah bangunan seperti meja dan kursi berantakan dan tertimbun pasir. Para pedagang pada Jumat pagi nampak sibuk membenahi dan membersihkan warung secara swadaya.

Warga juga nampak berupaya membuat talud seadanya dari kantung pasir, untuk menambak jalan yang rusak. Mereka masih terus mewaspadai kondisi laut selatan, mengingat BMKG memprediksi gelombang tinggi masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. “Memang gelombang tinggi seperti ini biasa terjadi. Ya kita waspada saja. Mudah-mudahan kedepan tidak terjadi lagi. Sehingga pada hari Minggu besok warung sudah bisa buka lagi,” ujarnya.

Baca Juga
Lihat juga...