Gianyar Gelar Lomba Keberaksaraan

Editor: Koko Triarko

246
GIANYAR – Guna memotivasi warga belajar untuk meningkatkan kompetensi keberaksaraan, Pemkab Gianyar melalui Dinas Pendidikan menggelar Lomba Keberaksaraan Tingkat Kabupaten Gianyar Tahun 2018.
Kasi Tendik Pendidikan Luar (PLS) dan Masyarakat, Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar, mengatakan, selain meningkatkan kompetensi keberaksaraan, kegiatan ini dimaksudkan untuk membangkitkan semangat belajar penduduk dalam mengikuti kegiatan pembelajaran pendidikan keaksaraan. Selain itu, juga sebagai ajang evaluasi keberhasilan kegiatan pembelajaran pendidikan keaksaraan.
“Kegiatan ini juga sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi kinerja warga belajar, tutor, serta penyelenggara pendidikan keaksaraan di masing-masing PKBM,” ucap I Gusti Ayu Made Suardani, di UPTD Satuan Pendidikan Nonformal, Sanggar Kegiatan Belajar Kabupaten Gianyar, Kamis (12/7/2018).
Suardani menambahkan, kegiatan yang digelar selama tiga hari ini (11-13/7/2018) diikuti 30 peserta, terdiri dari 24 warga belajar keaksaraan, dan 6 orang tutor dari 6 PKBM yang ada di Kabupaten Gianyar.
Ada pun jenis kegiatan yang dilombakan, yakni, Lomba Calistung, Lomba Koran Ibu dan Lomba Sosiodrama.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Luar (PLS) dan Masyarakat, Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar, Ir. I Gusti Ngurah Rakawija, muara dari lomba ini untuk mengangkat harkat dan martabat masyarakat yang kurang beruntung pendidikannya, dan dapat diikutsertakan dalam perayaan Hari Aksara Internasional (HAI).
Menurutnya, Lomba Keberaksaraan Tingkat Kabupaten Gianyar ini dirasa sangat penting dalam upaya menumbuhkan minat, kecintaan, dan kegemaran membaca, menulis dan berhitung, sehingga dapat memperkaya pengalaman belajar dan pengetahuan bagi masyarakat.
Sehingga, nantinya diharapkan dapat membantu mengembangkan kecakapan membaca, menulis, berhitung dan berkomunikasi.
International Education Forum  tahun 2015, di bagian akhir kesepakatannya bahwa pendidikan itu tidak boleh meninggalkan satu orang pun di belakang. Untuk itu, Lomba Keberaksaraan ini akan dilaksanakan setiap tahun,” terang Gusti Ngurah Rakawija.
Made Andri, salah seorang peserta mengaku sangat senang mengikuti ajang perlombaan ini. Selain sebagai ajang untuk menggali potensi diri, ia berpendapat, dengan giat ini dirinya bisa mencari teman dan pengalaman baru.
“Belajar tentang keaksaraan ini susah gampang. Tapi, dengan begitu kita dilatih bisa untuk lebih teliti,” ucapnya.
Baca Juga
Lihat juga...