Gubernur DKI: Kawasan Venue Asian Games 2018 Harus Steril

Editor: Koko Triarko

239
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, di Kantor BPK Perwakilan DKI Jakarta, Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan, Selasa (10/7/2018). –Foto: Lina Fitria
JAKARTA — Gubernur DKI, Anies Baswedan, menyakini, masyarakat Jakarta dapat memaklumi dan menerima larangan sementara untuk melakukan pemotongan hewan kurban di sekitar venue Asian Games yang ada di Pulomas, Jakarta Timur, yang merupakan arena tanding pacuan kuda. 
“Kami berharap, masyarakat memahami karena ini bukan sesuatu yang terjadi tiap tahun. Ini 56 tahun yang lalu ada kejadian (tuan rumah), sekarang ada (Asian Games),” kata Anies di Kantor BPK Perwakilan DKI Jakarta, Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan, Selasa (10/7/2018).
Mantan Mendikbud itu mengatakan, selain pemotongan, penampungan hewan kurban juga dilarang berada di dekat venue equestrian tersebut. Anies menuturkan, Pemprov sudah melakukan sosialisasi atas larangan tersebut.
Dia menjelaskan, peraturan di seluruh dunia mengharuskan tempat pacuan kuda harus steril, sehingga kuda yang digunakan berlaga, terjaga kesehatannya.
“Di seluruh dunia aturannya sama. Mari kita tunjukkan, bahwa Indonesia bisa menjadi tuan rumah yang baik. Dan, warga Jakarta bisa jadi tuan rumah yang baik,” ucapnya.
Larangan tersebut juga telah tertuang dalam Instruksi Gubernur (Ingub) 123/2017 tentang pengendalian pemotongan dan penampungan hewan kurban.
“Itu sudah disosialisasikan sejak lama. Sudah sejak lama Wali Kota, Camat, menyampaikan, bahwa masyarakat sudah tahu itu,” kata dia.
Pemprov DKI melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) telah melarang pemotongan dan pengumpulan hewan kurban di 35 Masjid di enam kelurahan di Jakarta Timur, pada Hari Raya Idul Adha 22 Agustus 2018, nanti, karena bersamaan dengan perhelatan Asian Games 2018.
Kawasan Jakarta Equestrian Park di Pulo Mas di Jakarta Timur harus steril dari hewan kurban saat berlangsungnya perhelatan Asian Games pada 8 Agustus hingga 2 September 2018.
Masjid-masjid tersebut tersebar di enam kelurahan di sekitar Jakarta Timur dan Jakarta Utara, yakni Kelurahan Kayu Putih, Kelurahan Rawamangun, Kelurahan Pulo Gadung, Kelurahan Jati, Kelurahan Kelapa Gading Barat, dan Kelurahan Kelapa Gading Timur.
Posisi masjid yang berada dalam radius satu kilometer dari venue Jakarta Equestrian Park menyebabkan masjid tersebut harus steril saat Idul Adha, agar terhindar dari virus atau berbagai penyakit hewan.
Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.