Harga Sayuran di Temanggung Bergerak Naik

277
Pedagang sayuran, ilustrasi -Dok: CDN
TEMANGGUNG – Harga beberapa jenis sayuran di pasar tradisional di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, cenderung naik di akhir Juli 2018.
Pedagang sayuran di Pasar Kliwon Rejo Amertani, Wuryani, mengatakan, harga buncis yang semula Rp7.000 hingga Rp8.000 per kilogram, menjadi Rp12.000 per kilogram, loncang dari Rp7.000 menjadi Rp10.000 per kilogram.
Kemudian sledri dari Rp10.000 menjadi Rp13.000 per kilogram, brokoli dari Rp20.000 menjadi Rp22.000 per kilogram, bunga kol dari Rp5.000 menjadi Rp10.000 per kilogram, dan tomat dari Rp3.000 menjadi Rp5.000 per kilogram.
“Harga sayuran memang mahal, banyak yang naik. Naiknya harga disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain karena musim kemarau, sehingga petani tidak bisa menanam sayuran,” katanya, Selasa (24/7/2018).
Pedagang sayuran yang lain, Rubiyah, mengatakan, harga beberapa sayuran naik karena pasokan berkurang. “Memang agak sulit mendapatkan sayuran pada musim kemarau, karena petani sulit mendapat air untuk menanam sayuran,” katanya.
Selain itu, katanya, di wilayah Kabuaten Temanggung kebanyakan petani sekarang menanam tembakau, jadi ketersediaan sayur berkurang.
Berdasarkan pantauan, meskipun beberapa sayuran bergerak naik, sejumlah komoditas harganya masih tetap stabil, antara lain kentang dengan harga Rp10.000 per kilogram, bawang merah Rp24.000 per kilogram, dan bawang putih Rp23.000 per kilogram.
Harga kebutuhan pokok juga cenderung stabil, antara lain beras Rp10.000 hingga Rp 11.000 per kilogram, gula pasir Rp11.500 per kilogram, minyak goreng curah Rp11.000 per kilogram. (Ant)
Baca Juga
Lihat juga...