Hilangkan Kesan Tertutup, PN Maumere MoU dengan AWAS

Editor: Satmoko Budi Santoso

226

MAUMERE –  Dalam rangka menghilangkan kesan tertutup dan mengembalikan kepercayaan masyarakat maka Pengadilan Negeri Maumere menandatangani kerjasama dengan Aliansi Wartawan Sikka (AWAS). Di dalamnya terdapat 18 wartawan media cetak, online, radio dan televisi yang menetap di Sikka.

“Kerja sama dengan teman-teman wartawan ini, dalam rangka melaksanakan amanat Undang-Undang dan Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung Nomor: 1-144/KMA/SK/2011 tentang Pedoman Pelayanan Informasi di Pengadilan. Juga untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap pengadilan,” sebut Rahmat Sanjaya, SH, MH, Ketua Pengadilan Negeri Maumere, Rabu (18/7/2018).

Dikatakan Rahmat, dengan adanya kerja sama ini, media bisa memberitakan kinerja Pengadilan Negeri (PN) Maumere termasuk kasus-kasus  besar yang disidangkan dan menyita perhatian masyarakat. Ini penting untuk menghilangkan kesan angker dan tertutup yang selama ini melekat pada institusi pengadilan.

Ketua Pengadilan Negeri Kelas II Maumere Rahmat Sanjaya,SH,MH (kiri) bersama ketua Aliansi Wartawan Sikka (AWAS) Ruben Suban Raya. Foto : Ebed de Rosary

“Dengan adanya kerja sama ini berita tentang kerja dari PN Maumere termasuk pelayanan yang diberikan tanpa dipungut biaya bisa diketahui masyarakat. Juga untuk mencegah adanya kasus wartawan gadungan yang memeras petugas pengadilan untuk mendapatkan uang,” sebutnya.

Kerja sama ini, tambah Rahmat, membuat PN Maumere dan AWAS saling mengingatkan agar dalam menjalankan tugas masing-masing tidak terjadi benturan. Kedua belah pihak juga bisa saling memberikan masukan terkait tugas dan kewajiban demi peningkatan kinerja masing-masing.

“Kita saling mengingatkan agar aturan jurnalistik dan pengadilan tidak saling berbenturan saat wartawan menjalankan tugas peliputan di PN Maumere. Dengan adanya kerja sama ini, maka hanya wartawan yang tergabung dan tercatat di AWAS saja yang dilayani untuk mencegah adanya wartawan gadungan beraksi,” ungkapnya.

Ketua Aliansi Wartawan  Sikka, (Awas) Ruben Suban Raya, mengaku terkesima menempati  kursi anggota Majelis  Hakim Pengadilan Negri  (PN)  Maumere sederet dengan Ketua  PN Maumere, Rahmat  Sanjaya, SH, MH,  dan  Humas PN  Maumere, Arif Mahardika, SH.

“Saya  tidak  pernah membayangkan akan duduk di  kursi  anggota majelis hakim yang terhormat. Ini pengalaman pertama  kali saya sejak saya jadi wartawan. Kerja sama secara resmi dan legal seperti ini baru pertama kali terjadi di kabupaten Sikka antara wartawan dan institusi baik pemerintah maupun swasta,” ujarnya.

Dikatakan Ruben, yang  dibutuhkan  wartawan  hanya  kemudahan akses.  Kerja sama ini  baru pertama kali  terjadi dan kami harapkan kesepahaman ini karena  saling membutuhkan  dan  terjalin  secara  baik ke depan. Ini merupakan sebuah langkah positif yang perlu ditiru lembaga lainnya.

“Setiap informasi  yang penting  dari  PN  Maumere dibagikan  kepada  wartawan. Apakah  menarik atau penting  diberitakan tergantung penilaian  media  masing-masing. Wartawan juga diberikan informasi terkait kasus-kasus yang sedang disidangkan dan kerja PN Maumere,” tegasnya.

Kerja sama dibuktikan dengan penandatanganan naskah kerja sama antara ketua Pengadilan Negeri Kelas II Maumere, Rahmat Sanjaya, SH, MH dan  ketua AWAS, Ruben Suban Raya yang disaksikan seluruh wartawan serta pegawai Pengadilan Negeri Maumere di ruang sidang utama Pengadilan Maumere.

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.