Indahnya Pantai Amed, Menatap Aktivitas Gunung Agung

Editor: Satmoko Budi Santoso

360

KARANGASEM – Jika Anda hanya mengenal Bali dengan Pantai Kuta, tentu jawabannya salah. Buktinya deretan pantai indah lain ada di pulau yang berjuluk seribu pulau ini.

Salah satunya Pantai Amed yang terletak di ujung timur Bali ini, misalnya. Pantai ini memiliki pemandangan yang tidak kalah indah dari pantai lain di Indonesia bahkan dunia sekalipun. Keunggulannya tentu terletak pada pantainya yang indah dengan pasir hitam bak permata.

Selain itu, pantai ini juga memiliki spot menyelam yang baik. Ratusan hektare terumbu karang masih terjaga alami di pantai ini. Tak perlu khawatir jika Anda masih menjadi pemula sebagai penyelam, karena tempat ini juga cocok bagi Anda karena salah satu sudut pantainya memiliki palung sehingga terjaga dari arus air laut.

Wayan Munik salah seorang pelaku pariwisata di Bali.-Foto: Sultan Anshori.

Pantai Amed tepatnya terletak di daerah ujung timur Pulau Dewata yaitu di Desa Amed, Abang, masuk kawasan Kabupaten Karang Asem, Bali. Hanya berjarak sekitar 78 Km dengan waktu kurang lebih 2,5 jam perjalanan dari pusat Kota Denpasar.

Wayan Munik, salah seorang pengelola wisata di pantai ini menyebutkan, yang menjadi andalan di wisata Pantai Amed adalah bisa melihat sunrise atau matahari terbit. Hal ini tentu disebabkan oleh letak pantai ini yang tepat berada di ujung timur Pulau Bali. Selain itu, hal lain yang bisa dilihat di tempat ini adalah bisa mengintip keindahan Gunung Agung, Bali.

“Apalagi musim seperti sekarang, Gunung Agung sering erupsi. Kita bisa melihat keindahan itu di sini,” ucap Yawan Munik, saat ditemui, Minggu (8/7/2018).

Wayan Munik menambahkan, selain terkenal dengan keindahan pantainya, faktor lain yang menjadi andalan wisata natural ini adalah suasana pedesaan yang masih alami. Artinya, tempat ini masih belum tersentuh oleh budaya Barat seperti adanya diskotik atau pun hal-hal yang bukan menjadi ciri khas budaya serta wisata Bali.

“Selain itu, para wisatawan akan mendapatkan keramahan penduduk lokal di tempat ini,” imbuh pria yang sudah 20 tahun menjadi pelaku pariwisata di Bali ini.

Sementara itu, di tempat terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Karangasem Bali, I Wayan Astika, mengatakan, tingkat okupansi hotel dan restoran di beberapa destinasi wisata di Kabupaten Karangasem tidak terpengaruh oleh aktivitas erupsi Gunung Agung beberapa waktu belakangan. Termasuk di Pantai Amed ini, misalnya, justru wisatawan malah berbondong-bondong untuk berlibur ke tempat ini.

“Ya mungkin karena aman dan nyaman serta bisa langsung melihat aktivitas Gunung Agung itu sendiri saat erupsi, Mas. Rata-rata mereka malah suka dan tidak ingin beranjak dari salah satu destinasi wisata terbaik kami ini,” ucap I Wayan Astika kepada Cendana News.

Menurutnya lagi, tingkat kunjungan wisatawan terutama wisatawan mancanegara justru meningkat sejak awal tahun 2018. Rata-rata tingkat kunjungan wisatawan ke Kabupaten Karangasem hampir mencapai sampai dengan bulan Juli. Ada kenaikan antara 10 sampai dengan 15% sedangkan okupansi sampai Juli mencapai 60%.

“Kebanyakan wisatawan yang datang dari Eropa dan Rusia, kemudian disusul oleh China dan Australia. Bahkan wisatawan Eropa lebih banyak ketimbang wisatawan domestik kita sendiri Mas,” sebut Wayan Astika.

Pemandangan Gunung Agung dilihat dari Sunset Point di Pantai Amed, Karangasem Bali.-Foto: Sultan Anshori.

Ia juga berharap serta berpesan kepada semua masyarakat terutama kepada para pelaku wisata. Seperti travel agent Asita Bali agar dapat memberi informasi positif dan lebih berani meyakinkan tamu untuk datang maupun mengajak tur ke destinasi wisata di Karangasem terutama destinasi yang berada di luar zona bahaya.

Dengan begitu, hal tersebut bisa bermanfaat apalagi ada momentum erupsi Gunung Agung yang bisa bermanfaat terutama di bidang pariwisata.

Selain Pantai Amed, beberapa objek wisata di Karangasem yang bisa dikunjungi oleh wisatawan seperti Taman Ujung dan Taman Air Gangga serta Lempuyang.

Baca Juga
Lihat juga...